Syarat Tumbuh Tanaman Palawija dan Beberapa Contohnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman palawija merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan oleh petani di berbagai musim, terutama musim kemarau. Tanaman palawija juga merupakan tanaman pangan setelah padi. Ada beberapa syarat tumbuh tanaman palawija yang harus diketahui petani.
Contoh tanaman palawija yang sering dibudidayakan oleh petani Indonesia ada beberapa. Contoh tanaman ini biasanya disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan juga tanah pada daerah tersebut.
Syarat Tumbuh Tanaman Palawija
Dikutip dari buku Pertanian : Harapan Masa Depan Bangsa, Prof. Dr. Ir. H. Soleh Solahuddin, M.Sc (2018: 284), palawija adalah tanaman semusim pada saat lahan sedang kering.
Tanah dengan jenis latosol merupakan jenis tanah yang sangat cocok untuk jenis tanaman palawija hal tersebut karena memiliki kandungan unsur hara yang lengkap. Selain itu, dari sisi Ph juga cocok dengan tanaman palawija.
Secara umum, ada beberapa syarat tumbuh tanaman palawija, di antaranya adalah sebagai berikut.
Biasa di tanam saat musim kemarau karena tanaman ini tidak terlalu banyak membutuhkan air.
Bisa tumbuh di lahan masam dengan pH sekitar 4,5 hingga 6,5.
Merupakan tanaman semusim.
Jenisnya sangat banyak, sebagian besar merupakan tanaman pangan pengganti padi.
Dari segi morfologi tanaman ini berbeda satu dengan lainnya. Morfologi tanaman palawija sesuai dengan jenis tanaman tersebut.
Contoh Tanaman Palawija
Ada beberapa contoh tanaman palawija yang sering dibudidayakan oleh petani Indonesia. Pemilihan tanaman ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan juga nilai ekonomi setelah panen, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Jagung
Tanaman ini memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti tepung, minyak, pakan ternak, dan bioetanol. Jagung juga mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan.
2. Kacang-kacangan
Tanaman ini termasuk dalam kelompok legum yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan cara mengikat nitrogen dari udara. Kacang-kacangan juga mengandung protein nabati, lemak, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
3. Ubi-ubian
Tanaman ini dapat tumbuh di berbagai jenis tanah dan iklim. Ubi-ubian juga memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang dapat menjadi sumber energi.
Selain itu, ubi-ubian juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan fitokimia yang dapat mencegah berbagai penyakit.
Baca juga: Perbedaan Persemaian Basah dan Kering pada Tanaman
Itulah beberapa syarat tumbuh dan contoh tanaman palawija yang perlu diketahui. Dengan menanam tanaman palawija, petani dapat memanfaatkan lahan secara optimal dan meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan. (WWN)
