Tahapan Kegiatan Mitigasi Bencana Alam untuk Mengurangi Risikonya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebijakan mitigasi dalam konteks manajemen bencana merupakan sebuah kebijakan yang bersifat proaktif dan jangka panjang. Adapun terdapat banyak upaya yang bisa ditempuh secara struktural maupun non-struktural dalam mitigasi bencana. Kegiatan mitigasi bencana merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Mitigasi ini diharapkan menjadi prioritas bagi pemerintah sehingga kemungkinan besar dapat meminimalkan berbagai dampak bencana yang tidak diinginkan.
Sehubungan dengan mitigasi bencana, terdapat empat aspek yang dapat dilayani yakni penilaian dan monitoring bahaya (Hazard Assessment and Monitoring), perencanaan (Planning), prediksi dan sistem peringatan (Prediction and Warning Systems), serta Pendidikan dan penelitian Publik (Public Education and Research). Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai langkah-langkah dalam mitigasi bencana.
Penjelasan Mengenai Langkah-langkah Mitigasi Bencana
Kegiatan mitigasi bencana merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Dikutip dari buku Manajemen Bencana: Suatu Pengantar Pendekatan Proaktif yang ditulis oleh M. Chazienul Ulum (2014: 29), berikut adalah langkah-langkah dalam pelayanan untuk mitigasi bencana alam.
1. Hazard Assessment & Monitoring
Identifikasi bahaya
Penilaian kerentanan
Analisis risiko
2. Planning
Perencanaan terpadu
Penegakan aturan
Sanksi tegas/berat
3. Prediction & Warning Systems
Informasi, estimasi, diseminasi BMKG
Pemerintah & swasta
4. Public Education & Research
Penyadaran
Kemitraan
Fasilitas riset
Publikasi
Mitigasi bencana diharapkan dapat berpengaruh pada tingkat kesiapsiagaan bencana masyarakat. Ya, kebijakan ini diambil untuk mempersiapkan dan mengurangi efek dari bencana. Kesiapsiagaan bencana adalah langkah terbaik dilihat dari perspektif yang luas dan lebih tepat dipahami sebagai sebuah tujuan, bukan hanya program khusu atau tahap yang mendahului respon bencana.
Hal ini memerlukan kontribusi dari berbagai bidang, mulai dari penyelenggaraan pelatihan hingga penyedian logistic.
Masyarakat perlu menyelaraskan usaha terhadap pembangunan berkelanjutan dan memahami risiko dan kerentanan (mitigasi) suatu bencana. Hal tersebut dikarenakan kegiatan mitigasi bencana merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Demikian penjelasan terkait langkah-langkah dalam pelayanan untuk mitigasi bencana. Semoga bermanfaat! (CHL)
