Konten dari Pengguna

Takdir Muallaq dalam Islam: Pengertian dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Secara bahasa, muallaq artinya adalah sesuatu yang digantungkan (Foto: Rachid Oucharia | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Secara bahasa, muallaq artinya adalah sesuatu yang digantungkan (Foto: Rachid Oucharia | Unsplash.com)

Dalam agama Islam, kita diwajibkan untuk memahami dan memercayai rukun iman. Salah satu rukun iman adalah beriman kepada Qada dan Qadar. Qada dan Qadar juga bisa disebut sebagai takdir dan takdir dibagi lagi menjadi muallaq dan mubram. Secara bahasa, muallaq artinya adalah sesuatu yang digantungkan.

Simak artikel ini untuk lebih memahami takdir muallaq dan contohnya.

Baca juga: Perbedaan serta Contoh Qada dan Qadar yang Perlu Dipahami

Pengertian Takdir Muallaq

Ilustrasi Pengertian Takdir Muallaq (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)

Dikutip dari RINGKUS PAI (Ringkasan Khusus Pendidikan Agama Islam) oleh Basar (2021), muallaq secara bahasa artinya sesuatu yang digantungkan. Pengertian takdir muallaq adalah ketentuan Allah SWT yang mengikutsertakan peran manusia melalui usaha atau ikhtiarnya.

Sedangkan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Ansanoor (2022) dijelaskan bahwa takdir muallaq adalah takdir yang pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh usaha manusia.

Pelaksanaan takdir muallaq dilakukan sesuai dengan hukum sebab akibat yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Jadi, takdir muallaq adalah takdir yang ketetapannya bisa diubah berdasarkan hasil usaha atau doa manusia.

Dalil takdir muallaq tertulis dalam QS Ar-Ra’d ayat 11 yang artinya:

“Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah SWT menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Contoh Takdir Muallaq

Berikut ini beberapa contoh takdir muallaq:

  • Kepandaian. Jika ingin menjadi orang yang pandai, maka harus berusaha untuk mendapatkannya dengan cara rajin belajar.

  • Memiliki kemampuan. Kemampuan yang dimaksud bisa apa saja. Misalnya kemampuan memasak. Tentu saja kalian harus rajin latihan memasak untuk bisa menjadi mahir. Kemampuan tidak akan didapatkan tanpa usaha.

  • Kesehatan. Jika ingin memiliki tubuh dan jiwa yang sehat, maka berolahraga dan menjalani pola hidup sehat adalah kewajiban. Tubuh dan jiwa yang sehat tidak akan tercapai tanpa usaha-usaha tersebut.

  • Kekayaan. Kekayaan bisa didapatkan dengan giat bekerja dan pantang menyerah. Allah SWT memang menjamin rezeki setiap makhluk hidup, namun bukan berarti manusia hanya berdiam diri saja.

Demikian ulasan mengenai takdir muallaq. Meskipun takdir sudah ditentukan, namun manusia bisa mengubah takdirnya dengan berusaha dan berdoa. (KRIS)