Konten dari Pengguna

Tari Klasik: Seni Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton Disebut. Sumber: Pexels/Nor Kholis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton Disebut. Sumber: Pexels/Nor Kholis

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan budaya. Salah satunya kebudayaan yang masih dilestarikan adalah seni tari. Ada beragam jenis seni tari di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda. Tari yang lahir di lingkungan keraton disebut tari klasik.

Tarian klasik hingga saat ini masih dipentaskan di berbagai wilayah Indonesia. Contoh tari klasik yang populer adalah tari Gambyong.

Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton Disebut Tari Klasik

Ilustrasi Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton Disebut. Sumber: Pexels/Aditya Agarwal

Seni tari yang lahir di lingkungan keraton disebut tari klasik. Dikutip dari buku Kreatif Tematik Lingkungan Sahabat Kita Kelas V untuk SD/MI, Tim Tunas Karya Guru, et al (2019), tari klasik adalah tarian yang berkembang di kalangan bangsawan dan istana raja.

Biasanya jenis tarian ini diwariskan secara turun temurun oleh para bangsawan. Tarian klasik yang berkembang di wilayah keraton atau kerajaan ini menjadi salah satu tradisi yang melekat dengan masyarakat umum.

Tari klasik termasuk jenis seni tari yang tertua di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari perkembangannya yang berasal dari keraton atau kerajaan. Selain itu juga dapat dilihat dari peraturan-peraturan yang mengikat.

Tarian klasik ini memiliki sejumlah peraturan yang pakem dan juga baku. Peraturan tersebut tidak dapat diubah. Meskipun termasuk seni tari yang tua dan pakem, tarian klasik memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga tidak kalah dibandingkan dengan tarian modern dan juga kontemporer.

Tari klasik memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan seni tari lainnya. Ciri-cirinya antara lain:

  • Memiliki peraturan yang pakem dan baku

  • Menggunakan tata rias yang cantik

  • Memiliki nilai estetika yang tinggi

  • Menggunakan busana yang mewah

Contoh Tari Klasik di Indonesia

Ilustrasi Tari yang Lahir di Lingkungan Keraton Disebut. Sumber: Pexels/El Jusuf

Ada banyak contoh tari klasik yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Apa saja contohnya? Berikut penjelasannya.

1. Tari Gambyong

Tari gambyong merupakan tarian klasik yang berasal dari Surakarta. Tarian ini biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu besar keraton. Tarian ini pada awalnya dipentaskan sebagai rasa syukur atas masa panen yang subur.

Namun, akhirnya pihak keraton meminta penari terkenal bernama Sri Gambyong untuk menampilkan tarian tersebut kepada bahsawan dan tamu-tamu terhormat. Nama penari tersebutlah yang kemudian menjadi nama dari tarian klasik Surakarta ini.

2. Tari Bedhaya Ketawang

Tarian klasik ini ditampilkan saat ada acara penobatan dan upacara kelahiran Raja atau Tingalan Dalem Jumenengan Sunan Surakarta. Konon, tarzan ini diciptakan oleh Ratu Kidul atau Kanjeng Ratu Kencanasari.

Baca juga: 3 Jenis Tari Menurut Jumlah Penarinya

Seni tari yang lahir di lingkungan keraton disebut tari klasik. Ada banyak tari klasik yang tersebar di Tanah Air. Misalnya adalah tari Gambyong. Semoga penjelasan tadi dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. (FAR)