Konten dari Pengguna

Tata Cara dan Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadhan beserta Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melaksankan qadha puasa Ramadhan. Foto: unsplash.com/masjidmpd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melaksankan qadha puasa Ramadhan. Foto: unsplash.com/masjidmpd

Puasa qadha meruapakan puasa membayar utang di bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Untuk menerjakannya, umat Islam perlu mengetahui tata cara dan niat qadha puasa Ramadhan.

Apabila Anda ingin melunasi hutang puasa Ramadhan dan belum pelaksanaannya, simak selengkapnya dalam ulasan berikut.

Tata Cara dan Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadhan beserta Artinya

Puasa Ramadhan adalah satu dari lima rukun Islam yang diwajibkan kepada seluruh umatnya, kecuali bagi mereka yang memiliki halangan tertentu. Meskipun bagi orang-orang yang memiliki halangan diperbolehkan untuk tidak berpuasa, namun diwajibkan mengqadha puasanya pada hari-hari lain.

Dikutip dari buku Qadha dan Fidyah Puasa karya Maharati Marfuah, Lc (2020:7), kata qadha berasal dari bahasa Arab al-qadha’ yang maknanya hukum atau penunaian. Sementara secara istilah, qadha ibadah yang dikerjakan pada waktu yang telah lewat. Sehingga qadha puasa adalah puasa yang dikerjakan di luar bulan Ramadhan.

Allah SWT berfirman:

Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Untuk mengganti puasa Ramadhan, umat Islam bisa melaksanakannya secara terpiasah. Artinya tidak harus melunasi hutangnya secara berurutan. Seperti yang dijelaskan oleh Imam Abu Hanifah dalam kitab Al-Jami’li Ahkam Ash-Shiyam,

“Kewajiban meng-qadha puasa Ramadhan adalah kewajiban yang lapang waktunya tanpa ada batasan tertentu, walaupun sudah masuk Ramadhan berikutnya."

Meski diperbolehkan terpisah, namun sebaiknya umat Islam segera melunasi hutang puasa Ramadhan.

Adapun tata cara untuk melaksanakan qadha puasa Ramadhan yakni:

  • Membaca niat puasa qadha Ramadan di malam hari.

  • Melaksanakan sahur.

  • Menahan hawa nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

  • Berbuka pada waktu buka puasa atau ketika mendengar adzan maghrib.

Niat Qadha Puasa Ramadhan

Sama halnya dengan puasa di bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk membaca niat puasa qadha Ramadhan sebelum subuh. Seperti yang dijelaskan dari Hafshah Ummul Mukminin ra., bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Abu Daud no. 2454, Tirmidzi, no. 730, An-Nasai, no. 2333, dan Ibnu Majah no. 1700)

Berikut bacaan niat puasa qadha Ramadhan yang dapat dilafalkan sebelum subuh tiba:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an qadha'i fardhi syahri ramadhana lillahi ta'ala

Artinya, Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.

Itulah bacaan niat qadha puasa Ramadhan yang bisa diamalkan. Akan lebih baik jika dibayarkan sebelum bulan Ramadhan tiba. (MZM)