Tata Cara dan Doa Wudhu untuk Diamalkan Umat Muslim

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perlu mengetahui tata cara dan doa wudhu yang benar. Wudhu adalah bentuk penyucian diri yang menjadi syarat sah untuk mengerjakan sholat. Maka dari itu, kamu harus mengetahuinya agar benar-benar bersih dari hadas kecil dan besar, juga melakukan ibadah dalam keadaan bersih.
Hal itu didasarkan pada sabda Rasulullah Saw. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu di dalam hadist Bukhari yang artinya: "Allah tidaklah menerima sholat salah seorang di antara kalian ketika ia berhadats sampai ia berwudhu."
Tata Cara dan Doa Wudhu yang Benar
Dilansir dari buku (Mudah dan Cepat Hafal Semua Bacaan Shalat, Doa Pilihan & Surat Pendek) (Ustadz Khalili Amrin Ali al-Sunguti) (2018:15-16), berikut ini adalah tata cara wudhu dan doa wudhu yang harus diamalkan seluruh umat Muslim sebelum mengerjakan sholat:
1. Melafalkan niat wudhu sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa.”
Arti: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah."
2. Membasuh telapak tangan sebanyak 3 kali sampai ke sela-sela jari sambil berdoa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا
“Allâhumma ihfadh yadi min ma'âshîka kullahâ.”
Arti: "Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat."
3. Berkumur sebanyak 3 kali, kemudian dilanjutkan dengan doa:
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا
“Allâhumma a'inni 'alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqini min haudli nabiyyika shallallâhu 'alaihi wa sallam ka'san lâ adzma'a ba'dahu Abadan.”
Arti: "Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya."
4. Membersihkan lubang hidung sebanyak 3 kali. Usai menghirup air, keluarkandengan memencet hidung sambil melafalkan doa berikut di dalam hati:
اللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الْجَنَّةِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِك
“Allâhumma Arihni Raaihatal jannah. Allâhumma lâ tahrimni râihata ni'amika wa jannatika.”
Arti:"Ya Allah (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga."
5. Membasuh wajah mulai dari ujung kepala rambut sampai bawah dagu sambil membacakan doa berikut:
اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
“Allâhumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh.”
Arti: "Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam."
6. Membasuh kedua belah tangan sampai siku dengan mendahulukan anggota tubuh bagian kanan sambil melafalkan doa berikut:
-Doa membasuh tangan kanan:
اللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيرًا
“Allâhumma a'thinî kitâbi biyamîni, wa hâsibnî hisâban yasîran.”
Arti: "Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan."
Doa membasuh tangan kiri:
اللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ
“Allâhumma laa tu'thini bi syimaali, wa laa min waraa`i dzahri.”
Arti: "Ya Allah, jangan kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan janganlah pula diberikan dari balik punggungku."
7. Mengusap sebagian kepala sebanyak 3 kali sambil melafalkan doa berikut:
اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّك
“llâhumma harrim sya'ri wa basyari 'ala an-nâri wa adzilni tahta 'arsyika yauma lâ dzilla illa dzilluka.”
Arti: "Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu."
8. Mengusap kedua telinga secara bersamaan sambil melafalkan doa berikut:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
“Allâhumma ij'alni minalladzîna yastami'ûnal qaula fayattabi'ûna ahsanahu.”
Arti: "Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut."
9. Membasuh kedua kaki sebanyak 3 kali sampai di atas mata kaki yang dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu sambil melafalkan doa berikut:
Doa kaki kanan :
اللهم اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ
“Allâhumma ij'alhu sa'yan masykûran wa dzamban maghfûran wa 'amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadami 'ala shirâthi yauma tazila fîhi al-aqdâm.”
Arti: "Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir."
Doa kaki kiri :
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ
“Allâhumma innî a'ûdzu bika an tanzila qadamî 'anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmul munâfiqîn.”
Arti: "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir."
10. Melafalkan doa setelah wudhu sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
“Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnii minal mutathahhirîna.”
Arti: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)."
Demikianlah tata cara dan doa wudhu yang patut diamalkan oleh seluruh umat Muslim sebelum mengerjakan sholat. (BR)
