Tata Cara dan Hikmah Sujud Syukur Bagi Umat Muslim

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada artikel berikut ini, akan dibahas hal-hal seputar sujud syukur mulai dari tata cara hingga hikmah melaksanakannya bagi umat Islam. Sujud syukur merupakan sujud yang disunnahkan ketika mendapatkan kabar gembira baik mendapat kenikmatan, terbebas dari ancaman, maupun hal-hal baik lainnya. Tujuan dari sujud syukur ini adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
Tata Cara Sujud Syukur
Anjuran tentang sujud syukur pun dituliskan oleh Hasbiyallah dalam buku “Fikih” tahun 2008. Di dalam buku tersebut Habiyallah (2008: 11) menuliskan sebuah keterangan dari Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Abu Hanifah yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW mengawali sujud syukur dengan takbir dan tidak dikatakan bahwa Rasulullah SAW mengucapkan salam setelah bersujud. Adapun keterangan lain, yakni
Dari Bara bin Azib, bahwasannya Nabi SAW mengutus Ali ke negeri Yaman. Kemudian, Bara berkata ‘Lalu Ali menulis surat tentang keislaman mereka (orang-orang Yaman). Tatkala Rasulullah SAW membaca surat itu baginda tunduk sujud karena berterima kasih kepada Allah’”. (HR. Baihaqi).
Kemudian, tata cara untuk melakukan sujud syukur, yaitu:
1. Dianjurkan menghadap kiblat.
2. Mengucapkan takbir,
3. Membaca doa sujud syukur,
Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa syaqqa sam’ahu wa basharahu, bihawlihi wa quwwatihi, fatabarakallahu ahsanul khaliqin.
Artinya: “Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta”.
Hikmah Sujud Syukur
Hikmah untuk melakukan sujud syukur, yaitu:
Mengingatkan diri bahwa segala hal adalah pemberian Allah. Jadi, kita selalu berterima kasih pada Allah SWT.
Mendidik menjadi orang yang pandai bersyukur.
Lebih dekat dengan Allah SWT.
Wallahu a’lam bish-shawabi. Intinya adalah sebagai makhluk ciptaan Allah sudah sepatutnya untuk kita bersyukur kepada-Nya. (AA)
