Tata Cara dan Niat Puasa Asyura di Bulan Muharram

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Muharram telah tiba, dalam bulan yang mulia ini, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa Sunnah. Salah satu puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Muharram adalah Puasa Asyura. Apakah itu Puasa Asyura dan bagaimana tata cara serta niat untuk melaksanakannya? Mari kita simak dalam penjelasan berikut ini:
Pengertian dan Keutamaan Puasa Asyura
Penjelasan mengenai puasa Asyura berikut ini dirangkum dari Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah oleh Nur Solikhin (2018:74-77).
Pada bulan Muharram, ada beberapa hari yang dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah, di antaranya adalah Puasa Asyura. Secara bahasa, Asyura berasal dari kata asyara yang berarti 10. Istilah puasa Asyura berarti puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa Asyura. Orang yang mengerjakan puasa Asyura ini akan akan mendapatkan pahala yang sangat besar.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (Muharram). Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)
Puasa Asyura juga diyakini dapat menghapus dosa satu tahun sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa satu tahun yang lalu.” (HR. Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Tata Cara Puasa Asyura dan Niat Puasa Asyura
Dalam menjalankan puasa Asyura, umat Muslim diharuskan membaca niat puasa Asyura agar ibadah puasa yang dikerjakan mendapat ridha Allah SWT. Niat puasa Asyura adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT.”
Tata cara puasa Asyura adalah sebagai berikut:
Membaca niat puasa Asyura
Makan sahur. Sahur hukumnya dianjurkan. Selain itu makan sahur dapat menambah tenaga saat berpuasa pada siang hari nanti, namun jika tidak makan sahur pun tidak akan mengurangi keabsahan puasa.
Menghindari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa
Memperbanyak ibadah. Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang mulia. Melaksanakan ibadah di bulan Muharram akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Berbuka puasa setelah adzan magrib berkumandang
Membaca doa berbuka puasa
Sekian penjelasan mengenai puasa Asyura serta niat dan tata caranya, semoga dapat menjadi bacaan bagi umat Muslim yang akan melaksanakan puasa Asyura.(IND)
