Tata Cara dan Urutan Wudhu yang Benar untuk Diajarkan kepada Anak

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengajarkan agama Islam kepada anak bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana. Contohnya adalah berwudhu. Wudhu dilakukan sebelum sholat dan bertujuan membersihkan diri dari hadas besar dan hadas kecil supaya dapat beribadah dalam keadaan bersih. Tata cara dan urutan wudhu yang benar dapat diajarkan kepada anak agar mengetahui bagaimana cara berwudhu yang benar.
Tata Cara dan Urutan Wudhu yang Benar
Berwudhu harus memperhatikan tata cara dan urutannya dengan benar. Berikut ini adalah tata cara dan urutan wudhu berdasarkan buku Mudah dan Cepat Hafal Semua Bacaan Shalat, Doa Pilihan dan Surat Pendek oleh Ustadz Khalili Amrin Ali Al-Sunguti (2018:15-16).
Wudhu diawali dengan membaca "Bismillaahirrahmaanirrahiim".
Berkumur-kumur sambil membersihkan gigi sebanyak 3 kali.
Membasuh kedua lubang hidung sebanyak 3 kali.
Membaca niat. Niat dilakukan bersamaan dengan membasuh muka 3 kali, mulai dari tumbuhnya rambut hingga bagian bawah dagu, dan dari telinga kanan sampai telinga kiri.
Membasuh kedua tangan hingga siku sebanyak 3 kali.
Mengusap sebagian rambut kepala sebanyak 3 kali.
Menyapu kedua telinga dari bagian luar hingga bagian dalam sebanyak 3 kali.
Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak 3 kali.
Lakukan dengan tertib, yang artinya fardhu-fardhu tersebut harus dilakukan secara berurutan.
Setelah wudhu, disunnahkan berdoa kepada Allah SWT sambil menghadap kiblat.
Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setelah Wudhu
Selain mengajarkan tata cara dan urutan wudhu, anda juga dapat mengajarkan bacaan niat wudhu dan doa setelah wudhu kepada anak:
Bacaan Niat Wudhu
"Nawaitul wuhduu-a liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa."
Artinya:
"Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardhu karena Alla Ta'ala."
Doa Setelah Wudhu
"Asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, wa asyhady anna Muhammadan 'abduhuu wa rasuuluh. Allahummaj'alnii minat tawaabiina waj'alnii minal mutathah-hiriin, waj'alnii min 'ibaadikash shaalihiin."
Artinya:
"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan, aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci, dan jadikanlah aku orang dari golongan hamba-hamba-Mu yang shalih."
Itulah penjelasan tata cara dan urutan wudhu yang dapat diajarkan kepada anak. Semoga penjelasan ini bermanfaat.(IND)
