Tata Cara Ibadah Haji yang Lengkap

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah Haji dalam hukumnya adalah wajib, fardhu ‘ain bagi setiap muslim yang mukallaf dan mampu. Ibadah Haji bahkan merupakan salah satu dari rukun Islam, yaitu rukun Islam ke-5. Dikutip dari buku Ibadah Haji Rukun Islam Kelima yang ditulis oleh Muhammad Ajib (12), semua ulama sepakat bahwa ibadah Haji hukumnya wajib atau fardhu ‘ain.

Tata Cara Ibadah Haji
Berikut tata cara ibadah haji yang lengkap dan perlu diketahui oleh umat muslim sebelum menunaikannya.
1. Persiapan
2. Ihram di hari tarwiyah
Hari tarwiyah merupakan hari kedelapan dari bulan Dzulhijjah. Dalam hari tarwiyah ini, orang yang menunaikan haji tamattu’ disunahkan untuk melakukan ihram haji di miqat pada hari tersebut.
Adapun niat ihram haji sebagai berikut:
لَبَّيك حجًًّا
“Labaika hajjan” (Aku penuhi panggilanMu untuk menunaikan ibadah haji).
3. Mulai mengucap kalimat talbiyah
Talbiyah dikumandangkan dengan mengeraskan suara, sampai jamaah Haji melempar jumrah aqabah pada hari Nahar (kurban).
لَبََّيْكَ اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ،لَبَّيْكَ لاَ شَريْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ والْمُلكَ، لاَشَرِيْكَ لَكَ
“Labbaika Allahumma labbaik, Labbaika Laa Syariika laka labbaik, innal hamda wanni’mata laka wal mulk, laa syariika lak.”
Aku penuhi panggilanMu ya Allah, aku penuhi panggilanMu, aku penuhi panggilanMu, tidak ada sekutu bagiMu, aku penuhi panggilanMu. Sesungguh-nya segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milikMu, tidak ada sekutu bagiMu.”
4. Bermalam di Mina
5. Wukuf di hari Arafah
Wukuf di Arafah merupakan rukun yang harus dilakukan jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. Ketika matahari terbit pada hari Arafah (hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah), maka setiap jemaah berangkat dari Mina ke Arafah sembari mengumandangkan kalimat talbiyah atau takbir.
6. Bermalam di Muzdalifah
7. Melempar jumrah di Hari Raya Qurban
8. Menyembelih hadyu
Ketika menyembelih, disyaratkan jamaah menyebut nama Allah dan disunnahkan untuk menambahkannya dengan bacaan:
بِسمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إنَّ هَذِهِ مِنكَ وَلَكَ اللَّهُمَّ تَقَبَّل مِنِّي،
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah, sesungguhnya ini adalah dariMu dan milikMu, ya Allah kabulkanlah (kurban) dari kami (ini).”
9. Thawaf di Ka’bah
10. Sa’i
11. Mencukur rambut (Tahallul)
12. Bermalam di Mina pada hari tasyrik
13. Melempar jumrah pada hari tasyrik
14. Bermalam di Mina pada hari tasyrik
15. Thawaf Wada’
Tidak hanya secara hukum wajib, ibadah haji juga menjadi kesempatan penting untuk melatih nilai spiritual dan kesalehan umat muslim. Jamaah Haji harus meniatkan ibadah Haji yang ia lakukan sebagai ritual ibadah kepada Allah SWT.(CHL)
