Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar menurut Islam dan Bacaan Niatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut Islam, perlu diketahui kaum muslimat. Mandi wajib menjadi syarat sebelum mulai melaksanakan ibadah setelah haid selesai.
Hadas adalah keadaan tidak suci pada orang yang telah balig dan berakal sehat. Haid termasuk dalam hadas besar yang mewajibkan mandi besar atau mandi wajib untuk menyucikannya.
Mengetahui Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar menurut Islam
Mandi wajib yaitu membersihkan seluruh anggota badan dengan menyiramkan air dari ujung rambut hingga kaki. Tata cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut Islam adalah sebagai berikut.
Membaca basmalah, sambil diteruskan dengan niat mandi wajib atau hadas besar.
Membasuh tangan sebanyak tiga kali.
Membasuh alat kelamin, kotoran, dan najis yang melekat di anggota tubuh.
Berwudu seperti wudunya ketika akan salat.
Membasuh seluruh rambut di kepala.
Membasuh kepala beserta kedua telinga sebanyak 3 kali.
Meratakan air ke seluruh tubuh di sebelah lambung kanan dari atas sampai ke bawah.
Meratakan air ke seluruh tubuh di sebelah lambung kiri dari atas sampai ke bawah.
Menggosok bagian-bagian yang sulit, seperti ketiak, pusar, lekukan-lekukan, dan lain-lain.
Membasuh kedua kaki serta menggosok-gosok celah-celah jarinya.
Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid dan Hikmahnya
Niat artinya "menyengaja". Niat mandi wajib artinya menyengaja melakukan mandi wajib.
Niat tersebut harus diucapkan dalam hati bersamaan dengan membasuh air pada basuhan pertama ke seluruh tubuh. Jika tidak berniat mandi wajib, maka mandinya tidak sah dan harus diulang lagi dari awal disertai niat.
Dikutip dari buku Fikih Madrasah Ibtidaiyah/SD Kelas 4, Abdus Shobur (2020:68), bacaan niat mandi wajib setelah haid adalah berikut ini.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lifraf il hadatsil akbari minal haidil lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala".
Adapun hikmah dari mandi wajib bagi umat Islam adalah sebagai berikut.
Tidak ada hadas besar, sehingga bisa melaksanakan aktivitas seperti salat, puasa, dan ibadah-ibadah lainnya.
Kembalinya kesegaran dan keceriaan, karena dapat beribadah lagi kepada Allah Swt.
Menghilangkan bau tidak sedap dari tubuh.
Seluruh kotoran dan penyebab bau badan akan lenyap dengan mandi.
Baca juga: Bacaan Doa Mandi Wajib Pria Lengkap dengan Tata Caranya
Tata cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut Islam diawali dengan niat. Niat termasuk dalam rukun mandi wajib sebagai syarat sahnya ibadah. (DK)
