Tata Cara Memandikan Jenazah Laki-laki dan Perempuan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengurus jenazah adalah suatu perbuatan yang wajib dilakukan oleh umat Islam dan hukumnya fardhu kifayah. Salah satunya proses mengurus jenazah yang perlu diperhatikan adalah tata cara memandikan jenazah, baik untuk jenazah laki-laki maupun perempuan.
Hukum memandikan jenazah bersifat fardhu kifayah karena hal tersebut wajib dilakukan oleh seluruh atau sebagian orang terdekatnya. Dalam memandikan jenazah, maka perlu membaca doa yang benar sesuai ajaran menurut Islam. Jadi, bisa dibilang bahwa ada proses yang harus diikuti oleh orang yang memandikan jenazah sampai jenazah tersebut dikuburkan.
Mengutip buku Panduan Praktis Shalat Jenazah dan Perawatan Jenazah (2018), mengetahui tata cara memandikan jenazah sangat penting bagi umat muslim. Sebab, kita tidak akan pernah tahu kapan orang tua, sodara atau tetangga kita akan dijemput oleh ajal. Sebagai persiapan, sebaiknya pelajari cara memandikan jenazah sedini mungkin.
Orang yang Berhak Memandikan Jenazah
Perlu diketahui bahwa tidak semua orang dapat memandikan jenazah. Adapun beberapa golongan yang berhak memandikan jenazah yaitu sebagai berikut:
• Beragama Islam
• Baligh
• Berakal sehat
• Berniat memandikan jenazah
• Mampu menutupi aib jenazah
• Mengetahui hukum memandikan jenazah
Syarat Jenazah yang Dimandikan
Apa saja syarat jenazah yang dapat dimandikan? Simak penjelasannya di bawah ini:
• Beragama Islam
• Ada sebagian tubuhnya walaupun sedikit yang bisa dimandikan
• Bukan bayi yang meninggal karena keguguran
• Jenazah tidak mati syahid
• Jika bayi lahir sudah meninggal, tidak wajib dimandikan
Tata Cara Memandikan Jenazah
Inilah tata cara memandikan jenazah yang berdasarkan fiqih Islam:
Membaca niat
Gunakan kain bersih penutup jenazah untuk menutup aurat jenazah.
Meletakkan kepala jenazah pada posisi yang agak tinggi.
Gosok giginya, lubang hidung, celah ketiak, lubang telinga, celah jari tangan, kaki dan rambutnya dengan lembut.
Tekan bagian perutnya untuk mengeluarkan kotoran yang masih tersisa di dalam perut.
Mandikan dengan menggunakan air sabun.
Basuh tubuh jenazah dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Miringkan jenazah ke keiri dan basuh bagian lambung kanan belakang
Miringkan jenazah ke kanan dan basuh lambung sebelah kiri belakang
Gunakan air yang dicampur dengan wewangian pada bilasan terakhir
Setelah selesai, keringkan tubuh jenazah menggunakan kain supaya tidak basah ketika dipakaikan kain kafan.
Sebelum dikafani, berikan kapur baru atau wangi-wangian non alkohol.
Tata cara memandikan jenazah perlu dipahami oleh setiap muslim yang hendak merawat jenazah laki-laki ataupun perempuan. Dengan perawatan yang baik, maka hal ini akan lebih mempermudah jenazah menuju ke liang lahat.
(DLA)
