Konten dari Pengguna

Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik: Persiapan sampai Setelah Pengakuan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara pengakuan dosa Katolik. Sumber: Pexels/MART PRODUCTION
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara pengakuan dosa Katolik. Sumber: Pexels/MART PRODUCTION

Tata cara pengakuan dosa Katolik wajib dipahami oleh setiap umat Katolik yang sudah mencapai usia dewasa atau usia yang sudah dapat menggunakan akal budinya. Gereja sangat menyarankan umat beriman untuk mengaku dosa setidaknya sekali setahun.

Sebagai manusia biasa yang kerap berbuat dosa, manusia harus mengaku dan memohon pengampunan. Terlebih jika ia telah melakukan dosa besar dan hendak menerima komuni kudus. Mengikuti sakramen pengakuan dosa adalah kewajiban.

Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik

Ilustrasi tata cara pengakuan dosa Katolik. Sumber: Unsplash/Kenny Eliason

Pengakuan dosa merupakan salah satu sakramen dalam ajaran Katolik yang disebut juga dengan sakramen tobat atau rekonsiliasi. Tata cara pengakuan dosa Katolik tidak bisa dilakukan secara sembarangan melainkan harus mengikuti Katekismus Gereja Katolik 1423-1424.

Sebelum mengikuti sakramen pengakuan dosa, tentunya umat perlu melakukan persiapan pribadi. Berikut ini rangkaian tata caranya dari persiapan hingga setelah pengakuan.

1. Persiapan Pribadi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pemeriksaan batin yang mendalam. Gunakan panduan pemeriksaan batin berdasarkan Sepuluh Perintah Allah. Refleksikan hal apa saja yang sudah dilakukan selama ini. Kemudian renungkan kebiasaan buruk apa yang perlu diubah.

Setelah menyadari dosa-dosa yang dilakukan, tumbuhkanlah penyesalah yang tulus dari dalam hati. Tetapkan niat untuk bertobat dari dosa yang sudah diperbuat. Kemudian, sebelum masuk ke ruang pengakuan, luangkan waktu untuk berdoa memohon bimbingan Roh Kudus.

2. Mengikuti Sakramen Pengakuan Dosa

Setibanya di gereja, ikutan rangkaian sakramen dengan khusyuk. Berikut ini urutannya:

  1. Memasuki ruang pengakuan

  2. Membuat tanda salib

  3. Mengaku dosa dengan jujur

  4. Mendengarkan nasihat imam

  5. Menerima penitensi atau silih

  6. Mengucapkan Doa Tobat

  7. Menerima absolusi

  8. Menutup pengakuan

  9. Melakukan penitensi

Usai memperoleh nasihat, Romo Imam akan meminta umat untuk mengucapkan doa tobat. Dikutip dari buku Doa Keluarga Katolik 1, Justinus Juadi, FIC, (2017:15), inilah doa tobat Katolik yang perlu diketahui setiap umat untuk memohon ampunan dari Tuhan.

Allah yang Maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku.

Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang Maha Pengasih dan Mahabaik bagiku.

Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi.

Allah yang Mahamurah, ampunilah aku, orang berdosa.

Amin.

Baca juga: Doa Ratu Surga Katolik: Bacaan dan Maknanya

Itulah tata cara pengakuan dosa Katolik yang wajib dipahami oleh umat yang sudah dewasa. Dengan mengaku dosa kepada Tuhan, maka hubungan pribadi kita akan dipulihkan. (ELZ)