Konten dari Pengguna

Tata Cara Penyembelihan Secara Mekanik yang Tepat dan Halal dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara penyembelihan secara mekanik. Foto: Unsplash/Afif Ramdhasuma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara penyembelihan secara mekanik. Foto: Unsplash/Afif Ramdhasuma

Dengan perkembangan zaman, mesin digunakan dalam memudahkan manusia, hal ini juga terjadi pada penyembelihan hewan. Akan tetapi banyak bertanya tentang hal tersebut, seperti pertanyaan jelaskan tata cara penyembelihan secara mekanik.

Pasalnya, permintaan akan daging hewan semakin lama semakin besar. Namun jika tata caranya secara tepat membuat hewan yang disembelih tidak halal.

Tata Cara Penyembelihan Secara Mekanik

Ilustrasi tata cara penyembelihan secara mekanik. Foto: Unsplash/Mourizal Zativa

Secara umum, penyembelihan secara mekanik bertujuan untuk memingsankan dengan cara memukul pada titik tertentu atau aliran listrik bervoltase tertentu. Tujuannya untuk mengurangi penderitaan hewan yang akan disembelih dibandingkan dengan cara pembantaian.

Dengan demikian, penyembelihan dapat berjalan dengan cepat. Sehingga kebutuhan daging potong yang semakin meningkat dapat terpenuhi.

Hal ini sejalan dengan fatwa MUI yang dikutip dari laman mui.or.id, menjelaskan:

  • Bahwa penggunaan mesin untuk pemingsanan dimaksudkan mempermudah roboh dan jatuhnya hewan yang akan disembelih di tempat pemotongan dan untuk meringankan rasa sakit hewan dan penyembelihannya dilakukan dengan pisau yang tajam memutuskan hulqum (tempat berjalan nafas), mari’ (tempat berjalan makanan), dan wadajaain (dua urat nadi) hewan yang disembelih oleh juru sembelih Islam, dengan terlebih dahulu membaca basmalah.

  • Bahwa hewan yang roboh dipingsankan di tempat penyembelihan apabila tidak disembelih akan bangun sendiri lagi segar seperti semula keadaanya, dan

  • Bahwa penyembelihan dengan sistem ini tidak mengurangi keluarnya darah mengalir, bahkan akan lebih banyak dan lebih lancar sehingga dagingnya lebih bersih.

Adapun penjelasan tentang jelaskan tata cara penyembelihan secara mekanik yakni:

  1. Memingsankan hewan dengan cara dialiri listrik.

  2. Hewan yang akan disembelih kemudian pingsan. Artinya, hewan tersebut tidak meninggal dan akan hidup kembali.

  3. Setelah dipingsankan, hewan disembelih dengan menggunakan pisau tajam bersamaan dengan membaca “Bismillahirrahmanirrahim” hingga seluruh nadi yang terletak di lehernya terputus.

  4. Setelah dipotong dan darahnya berhenti mengalir, hewan dikuliti dan dikeluarkan semua isi perutnya untuk dipotong dagingnya.

Baca Juga: Tata Cara Penyembelihan Hewan secara Tradisional Sesuai Ajaran Islam

Demikianlah penjelasan dari pertanyaan jelaskan tata cara penyembelihan secara mekanik. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan lebih memahami tentang menyembelih hewan secara modern namun tetap mengikuti syariat Islam.(MZM)