Tata Cara Qurban untuk Menyembelih Hewan Sesuai Syariat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Qurban atau Kurban berasal dari bahasa Arab, qurban, dari akar kata qaraba, yaqrabu yang artinya pendekatan. Berkurban artinya melakukan sesuatu yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Kaum muslimin disunnahkan menyembelih hewan kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada perayaan Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji atau Hari Raya Qurban, pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah.
Bagi umat muslim yang berniat kurban di Idul Adha 2021 ini, sebaiknya memahami tata cara qurban untuk menyembelih hewan sesuai syariat Islam agar sempurna pelaksanaan ibadahnya.
Tata Cara Qurban untuk Menyembelih Hewan
Dari buku 12 Bulan Mulia -Amalan Sepanjang Tahun, Abdurrahman Ahmad As (2013:196), Pelaksanaan shalat dan penyembelihan kurban yang dilaksanakan sekaligus pada hari Qurban lebih utama daripada shalat dan sedekah yang dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri. Dan ada perintah agar membaca surat ini saat menyembelih hewan kurban.
Anas ra. Berkata: “Nabi saw., telah mengurban dua ekor kambing yang berbulu hitam dan putih. Aku melihat beliau meletakkan kedua kaki beliau di atas tengkuk kedua ekor kambing tersebut, kemudian membaca Basmallah dan takbir, lalu menyembelih kedua kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri.”(Bukhari, Muslim)
Dari Aisyah ra., Nabi Muhammad saw., bersabda: “Tiada amalam yang dilakukan seorang hamba pada Hari Nahr yang lebih disukai Allah daripada amalan menyembelih hewan, karena sesungguhnya ia merupakan hak kita pada hari kiamat dengan tanduk-tanduk, kuku-kuku, dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu ditumpah-tumpahkan di suatu tempat yang diketahui Allah sebelum darah tersebut tumpah di atast bumi, maka dengannya dibersihkan jiwa manusia tersebut.”(Tirmizi).
Inilah tata cara qurban untuk menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam:
Membaca doa:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Artinya, "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku."
Sebelum menyembelih hewan, membaca Basmallah.
Membaca sholawat nabi (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad, wa ala ali sayyidina Muhammad)
Menghadap ke arah kiblat.
Membaca takbir sebanyak tiga kali dan tahmid sekali
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd
Membaca doa:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Menggunakan alat yang tajam untuk menyembelih
Menyembelih hewan kurban dengan memotong tenggorokan atau urat nadi di bagian leher hewan.
Dengan mengikuti tata cara qurban yang dijelaskan di atas, Insya Allah ibadah yang dilaksanakan sah dan sempurna. Hewan-hewan qurban bisa dibagikan kepada kaum dhuafa sebagai wujud syukur dan mendekatkan diri pada Allah SWT dan Rasulullah.(IJS)
