Tata Cara Sujud Syukur Sebagai Wujud Terima Kasih Kepada Allah SWT

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sujud syukur secara umum dikenal sebagai gerakan sujud secara spontan yang dilakukan seorang muslim ketika mendapat nikmat atau kabar gembira. Hal ini sendiri dilakukan semata-mata untuk menunjukan rasa syukur atau terimakasihnya kepada Allah SWT yang telah memberi kenikmatan tersebut. Berdasarkan pendapat tersebut, maka tata cara sujud syukur tidak memiliki aturan khusus saat dilakukan karena bersifat spontan.
Meskipun sujud syukur lebih sering dikerjakan secara spontan, namun dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Aris Abi Syaifullah, dkk.) (2021: 96-97), terdapat keterangan bahwasanya sebagian ulama berpendapat jika sujud syukur perlu dilakukan dengan memenuhi syarat dan rukun-rukun tertentu. Oleh sebab itu, pendapat satu ini justru mengungkapkan bahwa tata cara sujud syukur juga memiliki aturan khusus yang perlu ditunaikan seorang muslim.
Tata Cara Sujud Syukur Menurut Pendapat Ulama
Adapun tata cara sujud syukur yang dimaksudkan sebagian ulama tadi ialah sebagai berikut:
1. Berniat untuk sujud syukur
Selain berniat di dalam hati dengan menyengajakan sujud syukur, namun ada pula yang menganjurkan seorang muslim untuk membaca lafadz niat berikut:
“Nawaitu sujudas syukri Lillahi Ta'aalla”
Artinya: "Saya niat sujud syukur karena Allah Ta'aalla"
2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar)
3. Melakukan sujud satu kali kemudian membaca doa berikut ini:
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
“Sajada wajhiya lilladzii kholaqohu washowwarohu wasyaqo sam’ahu wa bashorohu bihaulili wa quwwatihi fatabaa ro kallaahu ahsanul khooliqiin”
Artinya : “Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta.”
Selain membaca doa tersebut, adapula yang menganjurkan umat muslim untuk memanjatkan doa sujud syukur dengan lafadz berikut ini:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Subhaanalloh walhamdulillah wa laa ilaaha illalloh walloohu akbar walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim
Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha besar, dan tiada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha tinggi dan Maha agung.”
4. Bangun dari sujud dalam keadaan duduk kemudian membaca salam
Demikianlah tata cara sujud syukur yang dapat diamalkan seorang muslim menurut sebagian ulama yang meyakini adanya rukun-rukun sujud syukur. Selain perlu menunaikan rukun-rukun tadi, maka umat muslim juga dianjurkan untuk menunaikan syarat sujud syukur seperti melakukan wudhu terlebih dulu, menutup aurat dan bersujud dengan menghadap kiblat. Semoga ulasan singkat tadi dapat bermanfaat! (HAI)
