Woman
·
12 Januari 2021 10:12

Tata Cara Taaruf Online yang Diperbolehkan dalam Islam

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Tata Cara Taaruf Online yang Diperbolehkan dalam Islam (120829)
Taaruf Online sumber foto: Google Play
Pada umumnya, banyak yang menyebut taaruf online merupakan interaksi dua orang atau lebih dengan maksud dan tujuan tertentu. Namun, saat ini taaruf pun berkaitan dengan kontak jodoh untuk pasangan yang sudah siap berumah tangga.
ADVERTISEMENT
Jika dua pasangan ini ingin saling bertemu, umumnya harus ditemani oleh orang lain, baik orang tua maupun kakak dan adik. Jika dulu taaruf kerap dipertemukan dalam kegiatan yang baik, umumnya pengajian masa kini, taaruf online bisa dilakukan secara virtual.

Tata Cara Taaruf Online Sesuai Syariat Islam

Dalam prosesnya, kedua belah pihak baik pria maupun wanita harus saling mencari tahu sebanyak-banyaknya informasi dalam waktu yang singkat. Jika kamu berkenan untuk melaksanakan sesuai syariat Islam, berikut tata cara taaruf secara online:
1. Niat
Jika kamu sudah merasa yakin, maka kamu pun harus meluruskan niat untuk menikah dan beribadah. Niat harus dari hati bukan hawa nafsu ingin menyakiti dan mempermainkan orang lain.
ADVERTISEMENT
Sebab, Rasulullah SAW bersabda :

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

artinya: Kalian tidak akan beriman sampai kalian menyukai sikap baik untuk saudaranya, sebagaimana dia ingin disikapi baik yang sama. (HR. Bukhari & Muslim)

2. Tidak Boleh Berduaan Tanpa Perantara
Sebelum proses akad nikah, kedua calon pasangan baik laki-laki dan perempuan statusnya adalah milik orang lain. Keduanya pun tidak boleh berduaan, termasuk menggunakan media video call.
Tata Cara Taaruf Online yang Diperbolehkan dalam Islam (120830)
sumber foto: Taaruf Com
Jika hal semacam virtual berdua tersebut terjadi pada kedua belah pihak yang bukan muhrim, maka setan akan menjadi pihak ketiga dan bisa menjerumuskan manusia dalam maksiat.
Dalam sebuah hadis Rasulullah mengingatkan:

لاَ يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ ثَالِثُهُمَا

"Jangan sampai kalian berdua-duaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya), karena setan adalah orang ketiganya." (HR. Ahmad dan dishahihkan Syu'aib al-Arnauth).

ADVERTISEMENT
3. Pertukaran Biodata
Saat proses taaruf, pasangan baik laki dan perempuan bisa saling menceritakan biografinya secara tertulis maupun berdasarkan CV dalam bentuk soft copy.
4. Bertemu dengan Keluarga
Jika proses taaruf online telah diterima, maka tahap selanjutnya adalah nadzar. Nadzar bisa dilakukan dengan cara datang ke rumah pengantin wanita dan menghadap langsung orang tuanya.(ANG)