Konten dari Pengguna

Tata Cara Tayamum Beserta Syarat dan Niatnya yang Benar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata Cara Tayamum beserta Syarat dan Niatnya, Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tata Cara Tayamum beserta Syarat dan Niatnya, Foto: pixabay

Sebelum menunaikan salat, umat Muslim wajib menyucikan diri dengan berwudhu. Namun, apabila tidak ada air, wudhu tersebut bisa diganti dengan tayamum. Untuk melakukannya, seorang Muslim harus memenuhi beberapa syarat tertentu dan mempraktikkan tata cara tayamum yang benar.

Pengertian Tayamum

Tayamum adalah kegiatan menyucikan diri dari hadas kecil maupun besar menggunakan pasir dan debu. Berikut dalil yang menjelaskannya:

“Apabila kalian sakit atau sedang dalam bepergian (safar) atau salah seorang dari kalian datang dari tempat buang air besar (selesai buang hajat) atau kalian menyentuh wanita (jima’) sedangkan kalian tidak mendapatkan air, maka bertayammumlah dengan tanah/debu yang baik (suci), (dengan cara) usapkanlah debu itu ke wajah dan tangan kalian. Allah tidak menginginkan untuk menjadikan keberatan atas kalian di dalam menjalankan syariat Agama ini, akan tetapi Allah ingin menyucikan kalian dan menyempurnakan nikmat-Nya atas kalian. Semoga dengan begitu kalian mau bersyukur," (Al-Maidah: 6).

Syarat Tayamum

Berikut sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan tayamum:

  1. Tidak ada air, baik secara kasat mata maupun secara syara‘. Contoh ketiadaan air secara kasat mata adalah jika saat bepergian, sungguh-sungguh tidak ada air. Sedangkan contoh ketiadaan air secara syara‘ adalah sebenarnya ada air, namun hanya mencukupi untuk kebutuhan minum.

  2. Air yang ada diperkirakan ada di atas jarak setengah farsakh atau 2,5 kilometer.

  3. Kesulitan menggunakan air, baik secara kasat mata maupun secara syara‘. Contoh kesulitan menggunakan air secara kasat mata adalah tidak terjangkaunya air yang dekat, karena ada binatang buas. Sedangkan contoh kesulitan menggunakan air secara syara‘ adalah tidak bisa menggunakan air karena sedang sakit.

  4. Kondisi sangat dingin, sehingga jika menggunakan air, tubuh akan semakin kedinginan dan sulit untuk kembali hangat.

Tata Cara Tayamum beserta Niatnya

Berikut adalah tata cara untuk melakukan tayamum:

  1. Pakailah debu bersih yang ada di kaca, tembok, atau tempat lain yang dirasa bersih.

  2. Disunahkan untuk menghadap kiblat, kemudian letakkan kedua telapak tangan di debu dan rapatkan jari-jari kedua telapak tangan.

  3. Ketika masih meletakkan tangan di tembok atau debu, ucapkanlah basmalah dan niat ini:

"Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala."

Artinya: "Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah."

4. Usahakan untuk meratakan debu di seluruh bagian wajah.

5. Telapak tangan menyentuh debu

Setelah itu, kembali letakkan telapak tangan di debu dengan jari tangan yang direnggangkan. Kemudian tengadahkan kedua telapak tangan dengan posisi telapak tangan kiri di bawah tangan kanan.

6. Rapatkan jari-jari tangan dan usahakan ujung jari kanan tidak keluar dari telunjuk jari kiri, begitu pula sebaliknya. Telapak tangan kiri mengusap lengan kanan sampai ke siku. Lalu putar tangan kanan untuk diusapkan juga sisi lengan kanan lainnya. Kemudian telapak tangan mengusap dari siku sampai dipertemukan kembali dan jempol kiri mengusap jempol kanan. Lakukan juga langkah-langkah tadi di tangan kiri.

7. Pertemukan kedua telapak tangan dan usapkan di antara jari-jari.

8. Membaca doa bersuci

Usai tayamum, bacalah doa bersuci, sebagai berikut:

“Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu.”

Demikianlah tata cara tayamum beserta syarat dan niatnya yang benar. Semoga bermanfaat. (BR)