Tata Cara Ziarah Kubur beserta Doanya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam sebagai agama yang komprehensif mengatur secara detail tata cara ziarah kubur. Islam juga telah menetapkan tujuan utama dari ziarah kubur, yaitu agar mengingatkan kepada kematian dan akhirat.
Ziarah kubur secara spesifik tidak disebutkan di dalam Al- Quran, tetapi Allah telah memberikan pedoman bagi seluruh umat Islam untuk mengikuti semua yang datang dari Rasulullah yang mulia.
Tata Cara Ziarah Kubur
Ziarah kubur menurut Islam hanyalah salah satu sarana agar seorang muslim selalu beriman dan mengingat kematian. Dengan ziarah kubur, umat Islam akan mengingat bahwa kematian itu nyata. Ziarah kubur merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam, apalagi makam orangtua sendiri.
Dikutip dari laman mui.or.id, berikut tata cara ziarah kubur dan doanya sesuai tuntunan Imam an-Nawawi (w 676 H) dalam kitabnya al-Adzkar:
Sesuai dengan tuntunan Nabi saw dianjurkan mengucap salam terlebih dahulu ketika memasuki kompleks pemakaman.
(Assalaamu’alaikum daara qaumin mu’miniin, wa ataakum ma tuu’adun godaan mu’ajjaluun, wa inna insya-Allahu bikum laahiqun…)
Artinya: “Semoga keselamatan atas kalian wahai para penghuni (kuburan) dari kaum mukminin. Apa yang dijanjikan Allah kepada kalian niscaya akan kalian dapati esok (pada hari kiamat), dan kami Insya Allah akan menyusul kalian…” (HR Muslim no 1618)
Peziarah dianjurkan memperbanyak bacaan Al-Quran, zikir, dan mendoakan ahli kubur.
ويُستحب للزائر الإِكثار من قراءة القرآن والذكر، والدعاء لأهل تلك المقبرة وسائر الموتى والمسلمين أجمعين “
Para peziarah dianjurkan memperbanyak bacaan Alquran, dzikir, dan doa untuk para ahli kubur, semua orang yang telah meninggal dunia, dan umat Islam secara keseluruhan.” (Abu Zakariya an-Nawawi, al-Adzkar, hal. 168)
Peziarah dianjurkan membaca surat al-Fatihah, al-Baqarah ayat 1-5, 163, ayat kursi, al-Baqarah ayat 284 sampai 286. Kemudian dilanjut dengan surat al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas. Lalu memperbanyak zikir seperti membaca istighfar dan tahlil.
Dilanjutkan dengan doa untuk orang meninggal seperti halnya mendoakan jenazah ketika mensalatinya:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ
(Allahummaghfirlahu war hamhu wa ‘aafìhii wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan hhairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa ‘adzaban naar)
Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari isterinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim no 963)
Baca Juga: Bacaan Doa Ziarah Kubur untuk Orangtua Lengkap
Ziarah kubur termasuk ibadah yang mulia di sisi Allah. Islam mengajarkan untuk masih menghormati orang-orang walaupun sudah meninggal. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui tata cara ziarah kubur beserta doanya.(glg)
