Konten dari Pengguna

Teknik Tolakan di Atas Peti Lompat pada Lompat Jongkok

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pada Lompat Jongkok di Atas Peti Lompat, Tolakan Dilakukan Setelah Awalan    Sumber Unsplash/Austrian National Library
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pada Lompat Jongkok di Atas Peti Lompat, Tolakan Dilakukan Setelah Awalan Sumber Unsplash/Austrian National Library

Lompat jongkok merupakan salah satu bentuk latihan senam lantai. Pada lompat jongkok di atas peti lompat, tolakan dilakukan setelah awalan.

Lompat jongkok adalah jenis lompatan yang dilakukan menggunakan peti lompat. Teknik ini dilakukan dengan posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat.

Pada Lompat Jongkok di Atas Peti Lompat, Tolakan Dilakukan Setelah Awalan, Pahami Tekniknya!

Ilustrasi Pada Lompat Jongkok di Atas Peti Lompat, Tolakan Dilakukan Setelah Awalan Sumber Unsplash/Redd F

Teknik lompat jongkok terdiri dari 4 tahapan, yaitu awalan, tolakan kaki, melayang dan mendarat. Pada lompat jongkok di atas peti lompat, tolakan dilakukan setelah teknik awalan berikut ini.

1. Awalan

Tahap awalan sangat menentukan keberhasilan lompatan. Awalan lari yang dilakukan semakin meningkat mendekati papan tolak, sehingga mendapatkan dorongan ke depan dalam mempersiapkan tolakan.

Dikutip dari Buku Siswa PJOK SMA/MA Kelas 10, Damar Pamungkas (2021:146), beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan awalan, yaitu sebagai berikut.

  1. Berlarilah dengan ujung kaki dengan kepala tetap tegak.

  2. Pandangan ke papan tolakan atau peti lompat.

  3. Ayunkan tangan ke depan dengan sikap rileks dan irama kaki yang baik.

  4. Bagian akhir dari awalan lebih berkonsentrasi pada gerak menolak.

  5. Langkah terakhir dari awalan harus tepat pada papan tolakan.

2. Tolakan

Pada tahapan menolak, gerak kedua kaki harus menolak dilakukan dengan kuat secara bersama-sama. Gerak menolak dilakukan dengan cara berikut.

  1. Pada saat perkenaan, tempatkan kedua kaki bersamaan pada papan tolak.

  2. Posisikan kedua lengan diayun ke belakang badan.

  3. Tekuk kedua lutut.

  4. Lakukan gerak menolak ke atas depan hingga gerak awal melayang.

3. Melayang

Gerak melayang terjadi setelah kaki terlepas dari gerak menolak. Pada saat melayang, sikap badan dapat jongkok, menyudut, atau lurus.

Adapun gerakannya dapat dilakukan dengan salto ke depan atau putaran. Gerak melayang dilakukan dengan dua tahap, yaitu layangan pertama dan layangan kedua.

4. Mendarat

Pendaratan dilakukan dari gerak akhir melayang, hingga dua kaki menyentuh lantai atau matras pendaratan. Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan pendaratan adalah sebagai berikut.

  1. Menjaga keseimbangan badan dengan melenturkan kaki dan sikap kaki terbuka, tetapi tidak terlalu lebar.

  2. Badan dalam keadaan rileks dan tidak kaku, sehingga dapat menekuk lutut, pinggul, dan mengangkat kedua lengan.

  3. Mendarat dengan jarak minimal 2 meter dari kuda-kuda atau peti lompat.

  4. Mendarat harus dengan kedua kaki menyentuh lantai, atau matras terlebih dahulu.

Baca juga: Cara Melakukan Lompat Kangkang dan Lompat Jongkok yang Benar

Pada lompat jongkok di atas peti lompat, tolakan dilakukan setelah gerakan awalan berlari dengan kecepatan penuh. Kecepatan akan semakin meningkat, hingga tiba pada papan tolakan.(DK)