Konten dari Pengguna

Teknik yang Digunakan dalam Pembuatan Rumah-rumahan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan. Sumber: Unsplash/Markus Spiske
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan. Sumber: Unsplash/Markus Spiske

Membuat maket rumah tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa jurusan arsitektur. Dari level Sekolah Dasar, ada pelajaran membuat rumah-rumahan, hanya saja versi lebih sederhana. Lantas, teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan?

Untuk membuat rumah-rumahan, ada beragam teknik yang digunakan. Teknik tersebut bisa disesuaikan dengan usia dan tingkat keterampilan pembuatnya.

Teknik Apa Saja yang Digunakan dalam Pembuatan Rumah-rumahan?

Ilustrasi teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan. Sumber: Unsplash/Miguel Ibáñez

Membuat rumah-rumahan bisa menjadi aktivitas yang meyenangkan sekaligus menghasilkan keuntungan jika ditekuni dengan serius. Kerajinan konstruksi miniatur rumah bisa dibuat dari aneka bahan, seperti kertas, kardus, stirofoam, stik es krim, korek api hingga triplek.

Dikutip dari buku Prakarya dan Kewirausahaan Teoritik dan Pratik, Muh. Fahrurrozi (2021:66), kardus adalah bahan yang sering dipakai untuk membuat keterampilan, termasuk membuat rumah-rumahan.

Hal ini karena kardus adalah benda yang kokoh sekaligus mudah dibentuk. Kardus juga lebih tahan air jika dibandingkan kertas. Saat membuat maket rumah, tentunya diperlukan beragam teknik pembuatan.

Teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan? Berikut ini penjelasannya.

1. Teknik Lipat

Teknik ipat biasa dilakukan oleh anak-anak. Maket rumah dicetak dalam lembaran kertas, kertas kemudian dipotong sesuai pola. Sesudahnya, anak-anak bisa melipat sesuai dengan garis lipatan dan mengelem bagian-bagiannya tekni.

Bahan pembuatan rumah-rumahan yang bisa digunakan dengan teknik lipat adalah kertas atau kardus. Biasanya, teknik lipat juga digabungkan dengan teknik memotong dan menempel.

2. Teknik Memotong dan Menempel

Sesuai dengan namanya, teknik ini menggabungkan proses memotong bahan-bahan, kemudian menempelkannya menggunakan lem atau selotip hingga tercipta bentuk rumah-rumahan yang diinginkan. Bahan yang biasa digunakan untuk teknik tempel adalah kardus, kotak bekas, botol plastik, stik es krim, dan masih banyak lainnya.

3. Teknik Penyambungan

Teknik lain yang digunakan untuk membuat rumah-rumahan adalah teknik penyambungkan. Teknik ini digunakan untuk menyambungkan atau menggabungkan dua buah benda atau lebih.

Ada dua jenis sambungan yang dikenal secara umum. Kedua jenis tersebut sebagai berikut.

  • Sambung Tetap (Permanent Joint)

    Sambung tetap merupakan sambungan yang bersifat tetap, sehingga tidak dapat dilepas selamanya, kecuali dengan merusaknya terlebih dahulu. Contoh sambungan ini adalah sambungan dengan paku dan sambungan las.

  • Sambung Tidak Tetap (Semi Permanent)

    Sambung tidak tetap merupakan sambungan yang bersifat sementara, sehingga masih dapat dibongkar pasang selagi masih dalam kondisi normal. Contohnya: sambungan mur-baut/ulir (screwed joint) dan sambungan pasak (keys joint).

Baca juga: Petunjuk Perancangan Karya Kerajinan Berbasis Media Campuran

Melalui ulasan di atas, kini tidak perlu bingung lagi jika harus menjelaskan teknik apa saja yang digunakan dalam pembuatan rumah-rumahan. Teknik-teknik yang disebutkan bisa diaplikasikan pada bahan baku yang sesuai. (SASH)