Tempat Miqat Jamaah Haji Indonesia Berdasarkan Gelombang

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tempat miqat jamaah haji Indonesia menjadi info penting yang harus diketahui sebelum keberangkatan. Pemerintah Indonesia telah mengatur ketentuan tersebut berdasarkan gelombang keberangkatan jemaah haji.
Dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia: Haji & Umrah, Ahmad Sarwat (2019:233), secara bahasa, miqat adalah batas waktu dan tempat. Dalam konteks haji, miqat adalah ibadah yang memiliki waktu tertentu dan juga dilakukan di tempat tertentu.
Tempat Miqat Jamaah Haji Indonesia yang Perlu Diketahui
Tempat miqat jamaah haji Indonesia perlu diketahui, agar ibadah yang dikerjakan sah dan diterima. Berikut ini adalah tempat miqat jemaah haji berdasarkan gelombang keberangkatannya.
1. Gelombang 1
Jemaah haji yang keberangkatannya masuk dalam gelombang 1 akan mengawali kedatangannya dari Madinah. Untuk itu, tempat miqat yang ditetapkan adalah Zulhulaifah atau Bir Ali yang terletak di sebelah utara Makkah dan berjarak 450 km dari Makkah.
Ketetapan tempat miqat tersebut didasari pada sabda Rasulullah saw yang dinyatakan dalam hadis berikut. هُنَّ لَهُنَّ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِ أَهْلِهِنَّ مِمَّنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَة
Artinya: "(Miqat-miqat) itu adalah (tempat ihram bagi penduduknya) dan orang-orang yang melewatinya yang bukan dari penduduk- nya, bagi yang ingin mengerjakan ibadah haji dan umrah" (HR Al Bukhari dan Muslim).
2. Gelombang 2
Jemaah haji gelombang 2 akan tiba lebih dahulu di Jeddah. Terdapat tiga tempat miqat untuk jemaah haji Indonesia gelombang 2 sebagai berikut.
Asrama haji embarkasi di Indonesia. Bagi jemaah haji yang memulai ihram dari asrama haji embarkasi diwajibkan untuk menjaga larangan ihram sejak niat, selama dalam perjalanan dengan penerbangan sekitar 8-11 jam), hingga tahalul.
Pesawat. Tempat miqat bagi jemaah haji yang turun di Jeddah adalah sesaat sebelum pesawat berada pada posisi sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yamlam.
Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Jemaah haji gelombang 2 dianjurkan untuk mengenakan pakaian ihram sejak dari asrama haji embarkasi, karena sudah tidak dibolehkan untuk mandi sunat ihram, berganti pakaian ihram, dan salat sunah ihram di bandara Jeddah.
Baca juga: 10 Urutan Ibadah Haji dari Awal Hingga Akhir
Tempat miqat jamaah haji Indonesia dibedakan berdasarkan gelombang keberangkatannya. Hal ini mengingat terdapat perbedaan lokasi kedatangan untuk tiap gelombang. (DK)
