Konten dari Pengguna

Tes Kesehatan Sebelum Menikah di Puskesmas: Jenis dan Prosedurnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Tes Kesehatan Sebelum Menikah di Puskesmas. Sumber: Unsplash/Sam Moghadam
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tes Kesehatan Sebelum Menikah di Puskesmas. Sumber: Unsplash/Sam Moghadam

Sebelum menikah, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh calon pengantin. Salah satunya yaitu melakukan tes kesehatan sebelum menikah di Puskesmas.

Menikah merupakan salah satu hal yang dinantikan sebagian pasangan. Agar mendapatkan momen pernikahan yang indah, ada baiknya jika memenuhi setiap persyaratan dengan tepat. Selain itu, tes kesehatan juga bisa dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Tes Kesehatan Sebelum Menikah di Puskesmas, Jenis dan Prosedurnya untuk Catin

Ilustrasi Tes Kesehatan Sebelum Menikah di Puskesmas. Sumber: Unsplash/Mufid Majnun

Melakukan tes kesehatan sebelum menikah di Puskesmas dapat dilakukan dua minggu sebelum pernikahan. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi secara awal penyakit yang bersifat kronis dan menular demi kesejahteraan generasi berikutnya.

Tes ini memungkinkan identifikasi penyakit genetik atau kondisi kesehatan tertentu seperti HIV, Hepatitis B, atau diabetes sebelum pelaksanaan pernikahan.

1. Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan Catin

  • Pemeriksaan Fisik

    Bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan secara umum, mengamati tanda vital, serta mendeteksi adanya gangguan pada jantung, paru-paru, atau anemia.

  • Tes Darah

    Penting untuk mengetahui kecocokan rhesus di antara pasangan dan potensi risikonya bagi ibu dan anak.

  • Pemeriksaan Hb

    Mengukur tingkat hemoglobin dalam darah.

  • Tes HIV dan Hepatitis B

    Untuk mendeteksi infeksi awal virus HIV dan Hepatitis B.

  • Tes Gula Darah

    Untuk mendiagnosa diabetes atau kemungkinan terjadinya diabetes.

  • Pemeriksaan Darah Lengkap

    Untuk menganalisis berbagai unsur dalam darah demi deteksi kesehatan secara menyeluruh.

  • Tes Urine

    Untuk mendiagnosa infeksi saluran kemih, masalah ginjal, atau diabetes.

  • Pemeriksaan Gigi

    Untuk menilai kesehatan gigi dan mulut.

  • Imunisasi Tetanus (TT)

    Untuk melindungi ibu dan bayi dari risiko penyakit tetanus, terutama bagi wanita yang sedang dalam usia subur. Mengutip buku Keterampilan Antenatal karya Nina Herlina, dkk., (2024:85), imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan mekanisme yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah infeksi tetanus.

  • Konseling

    Termasuk sesi konseling pra-nikah dan gizi untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai kesehatan.

2. Prosedur di Puskesmas untuk Catin

Berikut adalah prosedur pemeriksaan kesehatan di puskemas yang harus diketahui calon pengantin:

  1. Kunjungi Puskesmas terdekat dengan membawa dokumen yang diperlukan, yaitu KTP dan surat pengantar dari RT/RW.

  2. Laksanakan pemeriksaan fisik, ambil sampel darah dan urine, serta bayar kunjungan ke dokter.

  3. Jika status imunisasi belum terpenuhi, calon pengantin akan mengikuti imunisasi tetanus di Puskesmas.

  4. Dapatkan sesi konseling pra-nikah dan gizi untuk memahami kondisi kesehatan dan perencanaan kehamilan.

Baca juga: Syarat Suntik TT di Puskesmas untuk Calon Pengantin

Untuk melakukan tes kesehatan sebelum menikah di Puskesmas, calon pengantin diharuskan menyiapkan KTP dan surat pengantar dari RT/RW, kemudian menuju Puskesmas terdekat untuk mendaftar dan melakukan pemeriksaan pada waktu yang sudah ditentukan. (Adm)