Konten dari Pengguna

Tidak Menggunakan Pupuk secara Berlebihan bagi Petani Merupakan Sikap Apa?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tidak Menggunakan Pupuk secara Berlebihan bagi Petani. (Foto: Jing by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tidak Menggunakan Pupuk secara Berlebihan bagi Petani. (Foto: Jing by https://pixabay.com/id/)

Pupuk adalah zat yang digunakan untuk menambah nutrisi ke tanah untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman. Lebih lanjut, pemakaian pupuk juga bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas pangan. Namun, dalam perkembangan lebih lanjut penggunaan pupuk justru menimbulkan masalah bagi manusia. Tidak menggunakan pupuk secara berlebihan bagi petani merupakan contoh sikap hemat dan menjaga lingkungan. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai interaksi pengaruh negatif dengan penggunaan pupuk.

Baca juga: Penggunaan Pupuk Kandang Dan Bahaya Menggunakan Pupuk Kandang Yang Belum Matang

Mengapa Kita Tidak Boleh Menggunakan Pupuk secara Berlebihan?

Ilustrasi Tidak Menggunakan Pupuk secara Berlebihan bagi Petani. (Foto: pixel1 by https://pixabay.com/id/)

Adapun interaksi negatif dijelaskan sebagai bentuk hubungan yang membawa dampak merugikan bagi orang lain. Salah satunya adalah Penggunaan pupuk pertanian kimia secara berlebihan dapat mencemari tanah dan mengakibatkan tandus. Usaha untuk memperbaiki hal tersebut adalah dengan menggunakan pupuk alam sebagai bahan ganti pupuk kimia.

Tidak menggunakan pupuk secara berlebihan bagi petani merupakan contoh sikap hemat dan menjaga lingkungan. Suatu hal yang berlebihan adalah boros, maka jika tidak menggunakan pupuk secara berlebihan bagi petani merupakan contoh sikap hemat dan menjaga lingkungan.

Pupuk dapat lebih maksimal digunakan dengan berhemat, sebab penggunaan pupuk yang berlebihan dikhawatirkan dapat mencemarkan lingkungan. Selain itu akibatnya, kesuburan tanah malah akan menjadi berkurang.

Dikutip dari buku Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pembangunan Ekonomi secara Berkelanjutan yang ditulis oleh Maryunani (2018: 78), penggunaan pupuk nitrogen yang berlebihan juga bisa menghasilkan tingkat akumulasi nitrat yang tidak sehat pada tanaman-tanaman tertentu seperti bayam (spinach), atau paling tidak merusak atau mengurangi kualitas tanaman tersebut.

Adapun pemakaian pupuk buatan yang berlebihan dapat merusak hutan dan ekosistem alam lainnya dengan terganggunya siklus unsur hara alam.

Tidak menggunakan pupuk secara berlebihan bagi petani merupakan contoh sikap hemat dan menjaga lingkungan. Bentuk kegiatan interaksi pengaruh negatif yang terjadi usaha untuk memperbaiki hal tersebut perlu diperhatikan dengan baik. Hal tersebut dikarenakan manusia selalu hidup berdampingan. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)