Tiga Dampak Perkembangan Kota Terhadap Lingkungan Fisik Daerah

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tahunnya, kota-kota yang ada di Indonesia semakin berkembang pesat. Perkembangan tersebut sayangnya tak hanya menimbulkan dampak positif, namun juga dampak negatif terhadap lingkungan. Dampak perkembangan kota terhadap lingkungan fisik daerah sekitar kota yaitu pencemaran air, tanah, dan udara.
Artikel ini akan membahas mengenai dampak-dampaknya. Simak terus ya pembahasannya.
Baca juga: Faktor Penyebab Pencemaran Tanah dan Dampaknya
Dampak Perkembangan Kota Terhadap Lingkungan Fisik Daerah Sekitar Kota
Perkembangan kota di berbagai wilayah memang sangat baik untuk kehidupan masyarakat. Sebab, masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati fasilitas yang sama dengan masyarakat di daerah yang lebih maju.
Sayangnya, perkembangan kota juga dibarengi dengan dampak yang ditimbulkan. Adanya perkembangan kota dapat menyebabkan dampak yang negatif seperti pencemaran. Apa yang disebut sebagai pencemaran? Mengutip buku dengan judul Pengendalian Pencemaran Lingkungan karya Muadifah (2019), pencemaran adalah suatu penyimpangan dari keadaan normalnya.
Dampak dari perkembangan kota terhadap lingkungan fisik di daerah pembangunan kota adalah pencemaran air, udara, serta tanah. Munculnya pencemaran tersebut tentunya mengganggu keseimbangan di ekosistem lingkungan baik komponen fisik dan juga biologis. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis pencemaran lingkungan.
1. Pencemaran Air
Seperti namanya, pencemaran air terjadi di ekosistem air. Pencemaran ini biasanya terjadi di laut, sungai, danau, bahkan air tanah. Penyebab adanya pencemaran air selain karena perkembangan kota adalah adanya pembuangan hasil limbah industri termasuk limbah rumah tangga.
2. Pencemaran Udara
Pencemaran udara sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain sangat berbahaya bagi kesehatan, polusi udara juga mengganggu ekosistem. Pencemaran udara disebabkan oleh bebasnya karbon monoksida dan juga karbon dioksida ke udara. Selain itu pencemaran udara juga terjadi akibat Chloro Fluoro Carbon (CFC).
3. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah terjadi akibat adanya penurunan kualitas tanah karena masuknya zat kimia, panas, radiasi, dan mikroorganisme. Pencemaran tanah biasanya akibat limbah industri, limbah domestik dan juga limbah pertanian.
Cara Mengatasi Pencemaran
Adanya pencemaran akibat perkembangan kota atau karena limbah dapat dicegah. Berikut beberapa pencegahan pencemaran lingkungan.
Membangun sistem pengelolaan limbah
Melakukan reboisasi terhadap lahan gundul di sekitar kota
Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
Menghemat penggunaan listrik
Mengurangi penggunaan pupuk kimia
Nah, itulah penjelasan mengenai dampak adanya perkembangan kota terhadap lingkungan fisik daerah sekitar kota. Adanya perkembangan kota ternyata dapat menyebabkan pencemaran baik di udara, tanah, dan air. Maka dari itu, kita harus menjaga lingkungan. (FAR)
