Tiga Jenis Tusuk dalam Menjahit dan Fungsinya untuk Belajar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjahit merupakan salah satu keterampilan yang dapat menghasilkan uang jika mau belajar. Sebutkan tiga jenis tusuk dalam menjahit! Berikut adalah jenis-jenis dan fungsinya yang menarik untuk disimak.
Baca juga: Fungsi Jarum Pentul sebagai Alat untuk Menjahit dan Membuat Pola.
Sebutkan Tiga Jenis Tusuk dalam Menjahit dan Fungsinya untuk Belajar!
Pengertian menjahit dapat ditemukan dalam buku 22 Kreasi Pilihan Aksesori Hijab karya penulis Lina Purnawanti (2014:17). Dikutip dari buku tersebut, menjahit adalah teknik yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum yang telah diisi benang pada lembaran kain atau pola tertentu. Setelah dijahit, lembaran pola akan berubah menjadi bentuk yang diinginkan.
Jenis tusuk dalam menjahit terdiri atas tusuk jahit dan tusuk hias. Jika dalam tusuk jahit digunakan untuk membentuk pola, tusuk hias digunakan untuk membentuk hiasan atau motif.
Berdasarkan buku Aksesori Perlengkapan Anak dari Kain Felt yang disusun oleh Emi Risna Imawati (2006:8), berikut adalah tiga jenis tusuk dalam menjahit beserta fungsinya untuk belajar.
Tusuk Rol. Tusuk rol digunakan untuk menyambungkan kain di atas kain lainnya, sehingga kain menempel dan tersambung dengan kuat.
Tusuk Simpul. Tusuk simpul berfungsi untuk mengakhiri jahitan agar benang tidak mudah terlepas karena pemakaian atau perawatan.
Tusuk Feston. Tusuk feston memiliki fungsi antara lain sebagai berikut.
Merapikan pinggiran kain.
Menggabungkan dua lembar kain dengan bentuk dan ukuran sama.
Memasang ritsleting pada kain.
Adapun jenis tusuk hias dan fungsinya adalah sebagai berikut.
Tusuk Pipih. Tusuk pipih digunakan untuk membuat bentuk hidung boneka atau motif daun.
Tusuk Tikam Jejak. Tikam jejak dapat digunakan dalam tusuk jahit maupun tusuk hias. Dalam tusuk hias, tusuk ini berfungsi untuk membuat bentuk mulut boneka.
Tusuk Jeruji. Bentuk tusuk ini dapat dibuat tegak, miring, atau melingkar. Contoh fungsi tusuk jeruji adalah membuat bentuk kumis boneka.
Tusuk Rantai Terbuka. Tusuk ini dapat digunakan untuk membuat bentuk mulut.
Tusuk Batang. Tusuk ini berfungsi untuk pembuatan bentuk batang bunga.
Sebelum menggunakan mesin jahit, tidak ada salahnya jika kita mengetahui teknik jahit dasar manual. Tiga jenis tusuk dalam menjahit antara lain tusuk rol, tusuk simpul, dan tusuk feston. Masing-masing jenis tusuk memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda.(DK)
