Konten dari Pengguna

Tokoh Pertama Penyebar Islam di Tanah Jawa dan Dikenal sebagai Syekh Maghribi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapakah Tokoh Pertama yang Dipercaya Sebagai Penyebar Ajaran Islam di Tanah Jawa dan Dikenal dengan Julukan Syekh Maghribi. Sumber: Pexels/Manpritkalsi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapakah Tokoh Pertama yang Dipercaya Sebagai Penyebar Ajaran Islam di Tanah Jawa dan Dikenal dengan Julukan Syekh Maghribi. Sumber: Pexels/Manpritkalsi

Agama Islam menyebar di tanah Jawa berkat bantuan dari beberapa tokoh penting. Siapakah tokoh pertama yang dipercaya sebagai penyebar ajaran Islam di tanah Jawa dan dikenal dengan julukan Syekh Maghribi?

Tokoh tersebut merupakan salah satu Wali Songo yang dikenal dengan sebutan Sunan Gresik. Ia memiliki peran yang sangat besar dalam menyebarkan agama Islam di pulau Jawa.

Mengetahui Siapakah Tokoh Pertama yang Dipercaya Sebagai Penyebar Ajaran Islam di Tanah Jawa dan Dikenal dengan Julukan Syekh Maghribi

Ilustrasi Siapakah Tokoh Pertama yang Dipercaya Sebagai Penyebar Ajaran Islam di Tanah Jawa dan Dikenal dengan Julukan Syekh Maghribi. Sumber: Pexels/Pixabay

Siapakah tokoh pertama yang dipercaya sebagai penyebar ajaran Islam di tanah Jawa dan dikenal dengan julukan Syekh Maghribi? Ia adalah Sunan Gresik.

Dikutip dari buku Tasawuf dalam Dimensi Zaman: Definisi, Doktrin, Sejarah & Dinamika Keumatan, Badruzzaman (2023), Sunan Gresik dianggap sebagai orang pertama yang menyebarkan Islam di tanah Jawa, bahkan disebut pula sesepuh para wali sembilan ini.

Sunan Gresik memiliki nama asli Maulana Malik Ibrahim. Sebenarnya, asal usul Sunan Gresik masih diperdebatkan. Menurut beberapa sumber, Sunan Gresik lahir di Turki. Sementara sumber lain berpendapat bahwa Sunan Gresik lahir di Samarkand, Uzbekistan, berasal dari tanah Arab, hingga dari wilayah Magribi atau Maroko.

Sunan Gresik diperkirakan pertama kali datang ke tanah Jawa, tepatnya Gresik pada tahun 1404. Sebelum akhirnya sampai di pulau Jawa, beliau singgah di Champa atau saat ini dikenal sebagai negara Vietnam. Di Champa, ia menikahi seorang putri bernama Siti Fatimah.

Dari pernikahannya tersebut, lahir Sunan Ampel dan Sayid Ali Murtadha atau yang dikenal dengan Raden Santri. Setelah dari Champa, Sunan Gresik pergi ke pulau Jawa. Ketika itu, Gresik merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Majapahit yang mayoritas penduduknya beragama Hindu atau Buddha.

Dalam berdakwah untuk menyebarkan agama Islam, Sunan Gresik memiliki dua metode. Adapun metodenya sebagai berikut.

1. Metode Dakwah Perdagangan

Metode dakwah pertama yaitu melalui perdagangan. Pada awalnya perdagangan dilakukan di tempat terbuka. Upaya tersebut agar dakwah tidak terlalu kelihatan mencolok dan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Karena kepiawaiannya, Sunan Gresik diangkat menjadi kepala pelabuhan oleh Raja Majapahit. Selain itu, Sunan Gresik juga mendapatkan izin untuk menyebarkan dakwah di wilayah Kerajaan Majapahit

2. Metode Dakwah Pendidikan Pesantren

Metode kedua adalah dengan pendidikan pesantren. Sunan Gresik mengadaptasi pendidikan biara dan asrama pada proses mengajar dalam agama Buddha. Sunan Gresik akhirnya membangun pesantren di Desa Gapura dan menyebarkan Islam kepada masyarakat yang mengalami kemunduran karena adanya perang saudara.

Baca juga: Mengenal Sunan Kalijaga, Wali yang Berdakwah dengan Menggunakan Wayang Kulit

Siapakah tokoh pertama yang dipercaya sebagai penyebar ajaran Islam di tanah Jawa dan dikenal dengan julukan Syekh Maghribi? Syekh Maghribi dikenal juga dengan sebutan Sunan Gresik. (FAR)