Konten dari Pengguna

Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi beserta Sejarah Singkatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi. Foto: dok. Falaq Lazuardi (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi. Foto: dok. Falaq Lazuardi (Unsplash)

Reformasi merupakan salah satu peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. Apa tujuan pelaksanaan gerakan reformasi? Untuk mengetahui sejarah reformasi secara ringkas dan lengkap, mari kita simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Faktor Munculnya Reformasi Gereja dan Dampaknya

Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi beserta Sejarah Singkatnya

Ilustrasi Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi. Foto: dok. Hasyir Anshori (Unsplash)

Setelah kemerdekaan berhasil diperoleh Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia melalui beberapa peristiwa bersejarah yang membawa perubahan bagi masyarakat Indonesia hingga saat ini. Salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi setelah kemerdekaan Indonesia adalah reformasi.

Reformasi merupakan pergerakan yang dilakukan untuk perubahan ke arah yang lebih baik dengan cara menata ulang hal-hal yang telah menyimpang dan tidak sesuai lagi dengan kondisi dan struktur ketatanegaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Reformasi di Indonesia terjadi pada tahun 1988 setelah tumbangnya pemerintahan Orde Baru.

Dalam buuku berjudul Pendidikan Pancasila: Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa yang ditulis oleh Pandji Setijo (2006: 75) dijelaskan bahwa gerakan reformasi terjadi sebagai akibat krisis yang bersifat multidimensi di seluruh negara Indonesia yang menyangkut segenap bidang kehidupan, baik politik, ekonomi, sosial budaya, maupun keamanan dan ketertiban. Apa tujuan pelaksanaan gerakan reformasi?

Ilustrasi Tujuan Pelaksanaan Gerakan Reformasi. Foto: dok. Rizky Rahmat Hidayat (Unsplash)

Masih dalam buku yang sama, dijelaskan pula bahwa tujuan adanya reformasi yang utama adalah untuk menanggulangi dan menghilangkan dengan cara mengurangi secara bertahap dan terus menerus krisis yang berkepanjangan di segenap bidang kehidupan, serta menata kembali kearah kondisi yang lebih baik atas sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang telah hancur menuju Indonesia baru.

Namun, secara umum, tujuan pelaksanaan gerakan reformasi antara lain:

  1. Melakukan perubahan secara serius dan bertahap untuk menemukan nilai-nilai baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

  2. Menata kembali seluruh struktur kenegaraan, termasuk perundangan dan konstitusi yang menyimpang dari arah perjuangan dan cita-cita seluruh masyarakat bangsa

  3. Melakukan perbaikan di segenap bidang kehidupan baik politik, ekonomi, sosial budaya, maupun pertahanan keamanan

  4. Menghapus dan menghilangkan cara-cara hidup dan kebiasaan dalam masyarakat bangsa yang tidak sesuai lagi dengan tuntutan reformasi, seperti KKN, kekuasaan sewenang-wenang atau otoriter, penyimpangan dan penyelewengan lain dan sebagainya.

Pengetahuan tentang sejarah reformasi beserta tujuan gerakan reformasi yang berlangsung pada tahun 1998 dapat membuka wawasan kita, khususnya tentang sejarah penting Indonesia. (DAP)