Konten dari Pengguna

Tujuan Pemberian Gula dengan Kadar yang Tinggi pada Manisan Buah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Pemberian Gula dengan Kadar yang Tinggi pada Manisan Buah. (Foto: Leohoho | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Pemberian Gula dengan Kadar yang Tinggi pada Manisan Buah. (Foto: Leohoho | Unsplash.com)

Apa tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah? Apakah kamu pernah makan manisan buah? Mungkin sebagian dari kalian pernah memakannya, bahkan membuatnya ya.

Manisan buah dapat dengan mudah ditemui di berbagai toko oleh-oleh. Jenis buahnya pun sangat beragam. Namun, apakah kamu pernah berpikir mengapa manisan buah dapat bertahan lama dibandingkan buah segar? Penasaran dengan alasannya? Yuk langsung simak artikel di bawah ini ya!

Baca juga: Tiga Teknik Pengawetan secara Fisik dalam Industri Makanan

Apa Tujuan Pemberian Gula dengan Kadar yang Tinggi pada Manisan Buah?

Ilustrasi Apa Tujuan Pemberian Gula dengan Kadar yang Tinggi pada Manisan Buah. (Foto: Andrey Metelev | Unsplash.com)

Sebenarnya apa sih tujuan utama dalam pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah? Tujuan utamanya adalah untuk mengawetkan makanan. Sehingga makanan yang sudah diawetkan tidak cepat rusak atau basi.

Pemberian gula tersebut termasuk dalam salah satu teknik pengawetan. Mengutip buku dengan judul Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Ikan karya Abriana (2017 : 13), pengawetan adalah suatu tindakan atau teknik yang digunakan oleh manusia pada bahan pangan atau bahan hasil pertanian sehingga bahan tersebut tidak mudah rusak.

Jenis-Jenis Teknik Pengawetan Makanan

Selain mengawetkan makanan dengan gula, ternyata ada cara lainnya lho! Berikut beberapa jenis teknik pengawetan makanan.

1. Pengawetan Makanan dengan Garam

Salah satu teknik pengawetan makanan yang paling terkenal di Indonesia adalah dengan garam. Bahan makanan akan dilapisi dengan garam agar membuat makanan awet. Pasalnya, garam dapat mengeluarkan air dari bahan makanan serta mengurangi kelembaban. Contoh makanan dengan teknik ini adalah ikan asin dan telur asin.

2. Pengasapan

Teknik pengawetan selanjutnya adalah pengasapan. Pada umumnya, bahan makanan yang diawetkan dengan cara ini adalah daging dan juga ikan. Makanan yang diasapi selama beberapa waktu akan lebih awet dan dapat disimpan sebagai persediaan makanan.

3. Pengawetan Makanan dengan Gula

Nah, selain menggunakan asap dan garam, gula juga dapat mengawetkan makanan. Berbeda teknik lainnya, biasanya bahan makanan yang diawetkan dengan gula adalah buah-buahan.

Cara Membuat Manisan Buah

Setelah mengetahui jenis-jenis teknik pengawetan makanan, berikut cara membuat manisan buah mangga yang awet dan tahan lama.

Bahan:

  • 1 buah mangga apel

  • 3 sdt garam

  • 12 sdm gula

  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas dan iris tipis buah mangga

  2. Lumuri irisan buah dengan garam dan diamkan selama 30 menit

  3. Bilas dengan air bersih sebanyak 4-5 kali, terakhir bilas dengan air matang

  4. Masukan gula dan air. Aduk hingga gula larut. Masukan buah mangga ke dalam larutan gula. Diamkan beberapa jam.

  5. Manisan buah mangga siap disajikan.

Demikian tujuan pemberian gula pada manisan buah. Apakah kamu tertarik membuatnya? Jika tertarik, kamu bisa langsung ikuti resep di atas ya!(FAR)