Konten dari Pengguna

Tujuan Program Latihan Fisik Harus Direncanakan dengan Baik dan Sistematis

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk prestasi atlet. Sumber: JennyHill/unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk prestasi atlet. Sumber: JennyHill/unsplash.com.

Program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk meningkatkan prestasi atlet. Menjadi atlet itu bukan kejadian instan, melainkan ada proses yang harus dilalui.

Kata fisik dalam program ini tidak hanya berhubungan dengan kekuatan, melainkan juga berkaitan dengan daya tahan. Dengan menggunakan program, progres atlet juga terpantau.

Program Latihan Fisik Farus direncanakan dengan Baik dan Sistematis serta Ditujukan untuk Meningkatkan Prestasi Atlet

Ilustrasi program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk prestasi atlet. Sumber: FitsumAdmasu/unsplash.com.

Dikutip dari Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk SMP Kelas VIII, Roji dan Eva Yulianti (2017), program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk meningkatkan prestasi atlet. Program ini harus memperhatikan:

1. Jenis Latihan

Jenis latihan ini disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Namun ada beberapa latihan rutin yang wajib dilakukan dan bisa pula dilakukan oleh bukan atlet, antara lain jogging, jalan kaki atau lari.

Latihan ini akan menjaga kebugaran tubuh agar tidak menurun terlalu tajam jika sedang tidak ada lomba. Perlengkapan latihan, seperti pakaian dan sepatu juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan cedera.

2. Volume Latihan

Untuk masyarakat umum, diperlukan waktu minimal 20 menit latihan tiap hari, tidak termasuk pemanasan dan pendinginan. Volume latihan bisa meningkat seiring dengan makin terbiasanya melakukan latihan.

Sedangkan untuk atlet, diperlukan volume latihan yang lebih besar dengan asumsi fisik atlet sudah terlatih.

3. Frekuensi Latihan

Bagi masyakarat umum, latihan 2x seminggu sudah cukup untuk kesegaran jasmani dan bisa ditambah menjadi 5x seminggu jika ada waktu. Makin sering, hasilnya akan makin baik. 2 hari sisa dalam seminggu bisa digunakan untuk istirahat dan bersantai.

Sedangka untuk atlet, latihan rutin tersebut minimal 3x seminggu dan bisa ditambah menjadi 4-5 kali seminggu. Semakin sering latihan, hasilnya akan semakin baik.

4. Intensitas Latihan

Sekarang sudah banyak alat yang bisa digunakan untuk mengukur intensitas latihan masyarakat umum. Harganya juga bervariasi, tidak semua semahal smart watch. Data intensitas latihan ini untuk memantau perkembangan daya tahan tubuh dan kardiovaskuler.

Baca juga: Pengertian dan Sinonim kata Bugar dalam Bahasa Indonesia

Itulah mengapa program latihan fisik harus direncanakan dengan baik dan sistematis serta ditujukan untuk meningkatkan prestasi. Menggenjot prestasi atlet tanpa program latihan yang memadai bisa menyebabkan cedera. (LUS)