Konten dari Pengguna

Tujuan Utama dari Assesmen Sumatif dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Utama Dari Asesmen Sumatif Yaitu, Foto: Unsplash/Supatman.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Utama Dari Asesmen Sumatif Yaitu, Foto: Unsplash/Supatman.

Assesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada akhir pembelajaran atau semester, seperti ujian akhir atau penilaian akhir semester. Tujuan utama dari assesmen sumatif yaitu mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran atau Capaian Pembelajaran.

Hasil penilaian ini biasanya berpengaruh terhadap nilai akhir siswa di akhir semester atau periode. Metode penilaian sumatif juga bervariasi, mulai ujian tertulis, ujian lisan, hingga ujian berbasis proyek.

Tujuan Utama dari Assesmen Sumatif di Dunia Pendidikan

Ilustrasi Tujuan Utama Dari Asesmen Sumatif Yaitu, Foto: Unsplash/Alex Cristi.

Dikutip dari buku Evaluasi Pembelajaran Matematika karya Ika Sriyanti, M.Pd (2019: 40), penilaian atau assesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang didalamnya tercakup lebih dari satu pokok bahasan.

Tujuan utama dari assesmen sumatif yaitu untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Melalui asesmen ini, guru dapat menilai sejauh mana tujuan pembelajaran atau Capaian Pembelajaran (CP) telah tercapai, sekaligus menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Selain untuk mengukur pencapaian siswa, asesmen sumatif juga berfungsi sebagai bahan evaluasi terhadap efektivitas proses pembelajaran dan kesesuaian kurikulum yang digunakan.

Hasil asesmen ini dapat memberikan gambaran bagi guru mengenai materi mana yang sudah dikuasai siswa dan bagian mana yang masih memerlukan penguatan.

Contoh Assesmen Sumatif pada Pembelajaran

Ilustrasi Tujuan Utama Dari Asesmen Sumatif Yaitu, Foto: Unsplash/smolaw11.

Penilaian sumatif menjadi tahapan penting yang dilakukan oleh guru untuk mengetahui tujuan atau CP tercapai atau belum. Untuk mengetahuinya dapat diukur melalui beberapa jenis penilaian, yaitu sebagai berikut.

1. Ujian Tertulis

Ujian tertulis merupakan salah satu bentuk penilaian sumatif yang paling umum digunakan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap keseluruhan materi pembelajaran.

2. Proyek atau Tugas Akhir

Penilaian sumatif juga dapat dilakukan melalui proyek atau tugas berskala besar yang menuntut siswa untuk menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang telah mereka pelajari dalam konteks yang lebih luas.

3. Presentasi

Presentasi menjadi salah satu metode penilaian sumatif yang meminta siswa untuk memaparkan hasil karya atau informasi tertentu di hadapan kelas atau tim penilai.

4. Portofolio

Portofolio merupakan kumpulan hasil karya siswa selama periode pembelajaran tertentu yang mencakup tugas, proyek, maupun karya lainnya.

5. Praktikum

Metode penilaian ini umumnya diterapkan pada mata pelajaran yang membutuhkan keterampilan praktis, seperti sains, matematika, atau seni pertunjukan.

Baca Juga: Fungsi Asesmen Sumatif dan Formatif untuk Guru

Jadi, tujuan utama dari assesmen sumatif yaitu mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran atau Capaian Pembelajaran (CP) sebagai landasan kenaikan atau kelulusan siswa. (Umi)