Tulisan Arab dan Arti Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut adalah firman Allah SWT yang ditemukan dalam berbagai ayat dalam Al-Quran. Kalimat tersebut adalah pengingat bagi umat manusia bahwa kematian itu adalah sesuatu yang pasti dan akan menghampiri setiap orang, oleh karena itu manusia harus mempersiapkan diri dan membekali diri dengan amal saleh selama hidup dunia supaya mendapat keselamatan di akhirat.
Menurut buku Filsafat Kematian oleh Dr. Muhammad Abdurrahim Az-Zaini (2019:42), kalimat kullu nafsin dzaiqotul maut adalah firman Allah SWT yang bertujuan mengingatkan umat manusia bahwa setiap makhluk yang bernyawa kelak pasti akan mengalami kematian.
Tulisan Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut dalam Bahasa Arab
Berikut ini adalah tulisan dan arti kullu nafsin dzaiqotul maut dalam Bahasa Arab yang harus diketahui umat Muslim:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
Kullu nafsin dzaiqatul maut
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian
Kalimat Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut dalam Ayat Alquran
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kalimat kullu nafsin dzaiqotul maut ditemukan beberapa kali dalam Alquran. Berikut ini adalah beberapa bacaan ayat dalam Alquran yang mengandung kalimat tersebut.
QS Ali Imran ayat 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ
Kullu nafsin żā`iqatul maụt, wa innamā tuwaffauna ujụrakum yaumal-qiyāmah, fa man zuḥziḥa 'anin-nāri wa udkhilal-jannata fa qad fāz, wa mal-ḥayātud-dun-yā illā matā'ul-gurụr
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh dia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
QS Al Anbiya ayat 35
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, wa nablụkum bisy-syarri wal-khairi fitnah, wa ilainā turja'ụn
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.
QS Al Ankabut ayat 57
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, ṡumma ilainā turja'ụn
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.
Semua ayat tersebut mengandung pesan bahwa kematian pasti akan menghampiri dan kepada Allah SWT kita akan kembali. Kehidupan di dunia hanya sementara, jadi janganlah terlalu terperdaya dengan segala gemerlap dan kesenangan duniawi karena nikmat itu hanya sementara. Manusia juga perlu memperbanyak dan memperbaiki amal ibadahnya juga selalu berbuat baik kepada sesama selama di dunia karena sesungguhnya amalan-amalan tersebut adalah amal yang akan dihitung di akhirat kelak. (IND)
