Konten dari Pengguna

Ulasan tentang Fungsi dan Anatomi Tipografi dalam Tulisan Lengkap

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anatomi tipografi. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Anatomi tipografi. Sumber: unsplash.com

Tipografi adalah bentuk tulisan yang terdiri dari huruf dan angka, di mana bentuk tulisan tersebut merupakan sebuah gambar. Hal ini karena tipografi berawal dari sebuah pictogram yang ada di dinding-dinding gua pada zaman sejarah.

Sekarang ini tipografi terus mengalami perkembangan hingga membuatnya semakin kompleks. Nah, bagi Anda yang sedang mencari ulasan lengkap tentang anatomi tipografi, simak artikel ini, ya.

Baca Juga: Tipografi: Pengertian, Elemen, dan Prinsipnya

Fungsi dan Anatomi Tipografi dalam Tulisan

Anatomi tipografi. Sumber: unsplash.com

Secara umum, fungsi tipografi adalah untuk menerjemahkan kata-kata yang terucap ke halaman yang bisa dibaca. Dengan kata lain, tipografi berperan untuk mengkomunikasikan ide-ide atau informasi dari halaman tersebut ke pengamat.

Adapun terkait dengan penjelasan anatomi tipografi dikutip dari buku Tipografi karya Asidigisianti Surya Patria, Nova Kristiana, dan Martadi (2022:21) adalah sebagai berikut.

  1. Baseline, yakni sebuah garis maya lurus horisontal yang menjadi pembatas di bagian teratas dari tiap huruf besar.

  2. Meanline, yakni sebuah garis maya lurus horisontal yang menjadi batas di bagian teratas dari badan huruf kecil.

  3. X-Height, yakni jarak ketinggian dari baseline sampai ke meanline.

  4. Capline, yakni sebuah garis maya lurus horisontal yang menjadi batas dari bagian teratas dari tiap huruf besar.

  5. Ascender, yakni bagian dari huruf kecil yang posisinya ada di antara meanline dan capline.

  6. Descender, yakni bagian huruf kecil yang posisinya berada tepat di bawah baseline.

  7. Serifs, yakni huruf yang biasanya dibagi menjadi Serif dan Sans Serif yang dibedakan dari penambahan pada ujung stroke-nya.

  8. Stem, yakni garis tegak dan garis diagonal utama atau dikenal juga sebagai pembangun tubuh utama pada karakter huruf.

  9. Bowl, yakni kurva parabola tertutup dan terbuka yang menciptakan kesan ruang di dalamnya.

  10. Counter, yakni bagian dalam dari bowl.

  11. Leg, yakni bagian huruf yang mempunyai kesan menopang huruf tersebut.

  12. Shoulder, yakni bentuk lengkung yang umumnya berupa pangkat leg.

  13. Crossbar, yakni bagian huruf yang menghubungkan antara stem utama dengan stem lainnya pada sebuah huruf.

  14. Axis, yakni garis tak nampak ruang membagi sebuah huruf yang membagi bagian atas dan bawah membentuk sebuah axis.

  15. Ear, yakni bagian atas kanan dari sebuah bowl.

  16. Tail, yakni bagian yang berada di bawah garis descender.

  17. Terminal, yakni bagian ujung dari setiap stroke yang tidak mengikutsertakan bagian serif huruf tersebut.

  18. Aperture, yakni ruang negatif dari sisa stroke pada huruf.

  19. Link, yakni tarikan garis sebagai penghubung antara bowl dan loop.

  20. Loop, yakni bagian yang ada di bawah garis baseline yang terhubung pada bowl.

Demikian informasi anatomi tipografi pada tulisan yang bisa disimak untuk belajar. (Anne)