Ulasan tentang Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara sederhana ideologi dapat dikatakan sebagai suatu ide atau gagasan. Ideologi dipecah menjadi dua tipe yaitu ideologi terbuka dan tertutup. Apa perbedaan ideologi terbuka dan tertutup? Menurut kalian, Indonesia menganut ideologi terbuka atau tertutup? Simak ulasannya berikut ini.
Ulasan tentang Ideologi Terbuka dan Tertutup
Dikutip dari Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai Pancasila dan Ahlussunnah Wal Jama’ah karya Zainuddin (2020), kata ideologi berasal dari dua kata yaitu idea dan logos. Kata tersebut berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos. Secara bahasa ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan yang berdasarkan pada pemikiran sedalam-dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat. Ideologi juga dapat bermakna suatu ajaran, teori, doktrin, atau suatu ilmu yang diyakini kebenarannya.
Ideologi dibagi menjadi ideologi terbuka dan tertutup. Berikut ini pengertian ideologi terbuka dan tertutup:
Ideologi terbuka berasal dari nilai masyarakat. Jadi, dapat dikatakan ideologi terbuka adalah milik rakyat. Cirinya adalah nilai dan cita-cita yang dimiliki tidak dipaksakan dari luar melainkan berasal dari kekayaan budaya, moral, dan rohani masyarakat tersebut.
Ideologi tertutup memuat nilai dan cita-cita tertentu. Ideologi ini juga meliputi tuntutan konkret dan operasional keras yang diajukan dengan mutlak. Cirinya adalah meskipun ada perbedaan tuntutan dalam ideologi, masyarakat tetap harus taat kepada ideologi yang berlaku.
Setelah memahami pengertian ideologi, berikut ini perbedaan antara ideologi terbuka dan tertutup:
Ideologi Terbuka
Sistem pemikiran terbuka
Cita-cita yang sudah ada dan hidup dalam masyarakat
Demokrasi
Inklusif
Dinamis dan reformasi
Memerlukan hasil musyawarah dan konsensus masyarakat
Sifatnya tidak operasional sebelum dijabarkan dalam peraturan perundang-undangan
Ideologi Tertutup
Sistem pemikiran tertutup
Cita-cita sekelompok orang yang bertujuan untuk mengubah masyarakat
Sifatnya memaksa
Totaliter
Pluralisme
Masyarakat dituntut untuk memiliki kesetiaan
Sifatnya operasional dan terdiri dari tuntutan konkret yang keras
Ideologi yang Dianut Indonesia
Apa ideologi yang dianut oleh Indonesia? Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Abdulkarim (2008), Indonesia menganut ideologi Pancasila. Lebih tepatnya Pancasila sebagai ideologi terbuka. Berikut ini beberapa hal yang harus dilaksanakan agar Pancasila sebagai ideologi terbuka bisa terwujud:
Diperlukan dinamisasi kehidupan masyarakat agar bisa tumbuh mekanisme sosial yang mampu menanggapi permasalahan dengan daya-daya inovasi, kreasi, dan kompetisi.
Perlu demokratisasi masyarakat yang mampu membentuk setia warga negara menjadi dewasa dan mampu bertindak berdasarkan keputusan dan tanggung jawab pribadi.
Demikian ulasan tentang perbedaan dari ideologi terbuka dan tertutup. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
