Ulasan tentang Susunan Panitia Kongres Pemuda 2 Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 28 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Ya, Sumpah Pemuda merupakan janji yang diucapkan para pemuda pada saat Kongres Pemuda II di Jakarta. Bagaimana susunan panitia Kongres Pemuda 2?
Kronologis peristiwa Sumpah Pemuda yang melahirkan ikrar Sumpah Pemuda kemudian menjadi senjata yang ampuh dalam mendobrak belenggu penjajah. Bangsa Indonesia semakin memiliki semangat kesatuan dan persatuan. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai Sumpah Pemuda.
Baca juga: Naskah Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928
Susunan Panitia Kongres Pemuda 2
Dikutip dari buku Horizon Ilmu Pengetahuan Sosial: Kelas 5 Sekolah Dasar Semester Kedua yang ditulis oleh Drs. Sudjatmoko Adisukarjo & Rini Ningsih, S. Pd. (2007: 14), Kongres Pemuda dibentuk dengan tujuan agar berbagai organisasi kepemudaan dalam melakukan perjuangan tidak terkotak-kotak atau memikirkan kedaerahannya masing-masing. Berikut adalah susunan panitia Kongres Pemuda 2 yang berperan di dalamnya:
Ketua: Sugondo Djojopuspito (PPPI)
Wakil Ketua: R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris: Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)
Bendahara: Amir Sjarifudin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I: Johan Mohammad Cai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II: R. Katja Soengkana (Pemuda Indonesia)
Pembantu III: R.C.I. Sendoek (Jong Celebes)
Pembantu IV: Johannes Leimena (Jong Ambon)
Pembantu V: Mohammad Rochjani Su'ud (Pemoeda Kaum Betawi)
Kongres ini pun menghasilkan naskah Sumpah Pemuda yang ditegaskan oleh para pemuda atas dasar identitas nasional bangsa Indonesia dalam menghadapi kolonialisme:
Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Sumpah pemuda merupakan simbol dari semangat nasionalisme dan persatuan bangsa Indonesia berdasarkan identitas nasionalnya dalam menghadapi kolonialisme. Melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, semangat nasionalisme para pemuda juga benar-benar terlaksana.
Sumpah Pemuda pun telah mengobarkan semangat nasionalisme dalam setiap organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia. Semoga informasi mengenai susunan panitia Kongres Pemuda 2 di atas bermanfaat! (CHL)
