UMK Wonogiri 2025 Naik, Ini Daftar Gaji yang Penting Diketahui

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Wonogiri pada tahun 2025 akan mengalami kenaikan. Kenaikan UMK Wonogiri 2025 didasari dengan adanya kebijakan kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) Jawa Tengah.
Kenaikan UMK di Wonogiri ini tentu akan berdampak signifikan bagi kesejahteraan para pekerja di daerah tersebut. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
UMK Wonogiri 2025 Naik, Ini Daftar Gaji yang Penting Diketahui
Mengutip dari situs disnakerwonogiri.id, Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah telah ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah Melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/45 Tahun 2024 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota pada 35(Tiga Puluh Lima) Kabupaten/Kota dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.
UMK Wonogiri 2025 akan naik sebesar 6,5% dari UMK 2024, yang mencapai Rp2.047.500, menjadi Rp2.180.587,5. Kenaikan ini sejalan dengan kenaikan UMP Jawa Tengah yang disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah.
Jika ingin mengetahui kenaikan UMK Wonogiri dari masa ke masa, rincian berikut bisa diperhatikan:
2020: Rp1.797.000
2021: Rp1.827.000
2022: Rp1.839.043
2023: Rp1.968.448,32
2024: Rp2.047.500
2025 (Kenaikan 6,5%): Rp2.180.587,5
UMK di Jawa Tengah 2025
Kota-kota lain di Jawa Tengah juga mengalami kenaikan UMK. Berikut daftar lengkap mengenai informasi kenaikan UMK tersebut:
Kabupaten Cilacap: Rp2.640.247,89
Kabupaten Banyumas: Rp2.338.409,85
Kabupaten Purbalingga: Rp2.338.283,11
Kabupaten Banjarnegara: Rp2.170.475,32
Kabupaten Kebumen: Rp2.259.873,50
Kabupaten Purworejo: Rp2.265.937,66
Kabupaten Wonosobo: Rp2.299.521,37
Kabupaten Magelang: Rp2.467.487,85
Kabupaten Boyolali: Rp2.396.598,25
Kabupaten Klaten: Rp2.389.872,78
Kabupaten Sukoharjo: Rp2.359.488,30
Kabupaten Wonogiri: Rp2.180.587,50
Kabupaten Karanganyar: Rp2.437.109,79
Kabupaten Sragen: Rp2.182.185
Kabupaten Grobogan: Rp2.254.089,54
Kabupaten Blora: Rp2.238.430,84
Kabupaten Rembang: Rp2.236.168,78
Kabupaten Pati: Rp2.332.350
Kabupaten Kudus: Rp2.680.485,72
Kabupaten Jepara: Rp2.610.224,47
Kabupaten Demak: Rp2.940.716,34
Kabupaten Semarang: Rp2.750.135,65
Kabupaten Temanggung: Rp2.246.819,85
Kabupaten Kendal: Rp2.783.455,24
Kabupaten Batang: Rp2.534.382,63
Kabupaten Pekalongan: Rp2.486.653,59
Kabupaten Pemalang: Rp2.296.140
Kabupaten Tegal: Rp2.333.586,46
Kabupaten Brebes: Rp2.239.801,50
Kota Magelang: Rp2.281.230
Kota Surakarta: Rp2.416.559,50
Kota Salatiga: Rp2.533.582,80
Kota Semarang: Rp3.454.826,98
Kota Pekalongan: Rp2.545.138,06
Kota Tegal: Rp2.376.683,82
Baca juga: UMK Magetan 2025 setelah Kenaikan 7,5 Persen
Kenaikan UMK Wonogiri 2025 adalah langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di daerah tersebut. Meski begitu, dampaknya terhadap ekonomi lokal perlu terus diawasi untuk memastikan keberlanjutan kebijakan ini. (RIZ)
