Konten dari Pengguna

Unsur-Unsur Pendukung dalam Proses Bekerja Artistic Seni Pertunjukan

Berita Terkini
Penulis kumparan
26 Februari 2024 21:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Unsur-Unsur Pendukung dalam Proses Bekerja Artistic. Sumber: Pexels/Matin Ziya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Unsur-Unsur Pendukung dalam Proses Bekerja Artistic. Sumber: Pexels/Matin Ziya
ADVERTISEMENT
Pertunjukan seperti drama atau teater merupakan seni yang sangat kompleks. Pada suatu seni pertunjukan, terdapat banyak unsur-unsur pendukung dalam proses bekerja artistic.
ADVERTISEMENT
Unsur-unsur tersebut salah satunya adalah tata cahaya. Selain itu masih ada beberapa unsur pendukung lainnya. Seluruh unsur tersebut harus ada agar suatu pertunjukan dapat berjalan dengan baik.

Ketahui Unsur-Unsur Pendukung dalam Proses Bekerja Artistic dalam Seni Pertunjukan

Ilustrasi Unsur-Unsur Pendukung dalam Proses Bekerja Artistic. Sumber: Pexels/Cottonbro Studio
Terdapat banyak unsur-unsur pendukung dalam proses bekerja artistic dalam seni pertunjukan. Dikutip dari buku Seni Teater, Waluyan, et al, (2023), unsur artistik di sini meliputi tata panggung, tata rias, tata busana, tata suara, dan tata cahaya yang dapat membantu pementasan menjadi sempurna sebagai pertunjukan.
Unsur -unsur artistik dalam seni pertunjukan akan jauh lebih berarti jika sutradara dan para penata artistik dapat memberikan makna pada seluruh bagian. Dengan demikian, setiap unsur artistik dapat mendukung dan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam sebuah pementasan.
ADVERTISEMENT
Lantas apa saja unsur artistik pada sebuah pementasan? Berikut unsur-unsurnya.

1. Tata Rias

Tata rias merupakan salah satu unsur pendukung tata artistik dalam seni pertunjukan. Tata rias pada seni pertunjukan tidak hanya berfungsi untuk mempercantik diri. Melainkan untuk membentuk karakter-karakter tertentu. Dengan tata rias ini, karakter tokoh dapat lebih menonjol.
Tidak semua orang dapat menjadi penata rias. Penata rias untuk seni pertunjukan harus memiliki kemampuan untuk merias berbagai jenis karakter.

2. Kostum

Kostum dan tata rias tidak dapat dipisahkan dari seni pertunjukan. Kostum memiliki fungsi untuk menciptakan gambaran visual serta karakter sesuai dengan konsep di naskah. Kostum memiliki peranan yang sangat penting, maka dari itu kostum harus disesuaikan dengan konsep latar waktu, tempat, dan karakter pada pertunjukan.
ADVERTISEMENT

3. Tata Cahaya

Tata cahaya pada seni pertunjukan memiliki peran yang sangat penting. Salah satu fungsi dari tata cahaya adalah membuat pertunjukan menjadi hidup. Dengan adanya tata cahaya, maka penonton dapat merasakan suasana dan memahami isi cerita.

4. Tata Panggung

Pada seni pertunjukan, panggung adalah hal vital yang tidak boleh diabaikan. Pada panggung tersebut akan ada “setting” dan berbagai properti yang dapat menjelaskan suasana, lokasi, hingga periode waktu.

5. Tata Suara

Tata suara pada seni pertunjukan terdiri dari bunyi dan musik. Musik dan bunyi di sebuah pementasan dapat membangun suasana hingga menggambarkan ilustrasi.
Unsur-unsur pendukung dalam proses bekerja artistic dalam seni pertunjukan contohnya adalah tata cahaya, tata rias, kostum, dan lain sebagainya. Untuk menggelar pertunjukan, seluruh unsur pendukung tersebut wajib ada karena memiliki fungsinya masing-masing. (FAR)
ADVERTISEMENT