Konten dari Pengguna

Upaya Mempertahankan dan Menjaga Jati Diri dan Kepribadian Bangsa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Upaya Mempertahankan dan Menjaga Jati Diri dan Kepribadian Bangsa (Foto: Mufid Majnun | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Upaya Mempertahankan dan Menjaga Jati Diri dan Kepribadian Bangsa (Foto: Mufid Majnun | Unsplash.com)

Gotong royong sudah menjadi budaya dan kebiasaan bangsa Indonesia yang sudah diajarkan sejak zaman nenek moyang. Sayangnya, kebiasaan baik ini mulai luntur. Bagaimana upaya mempertahankan dan menjaga jati diri dan kepribadian bangsa?

Jati diri dan kepribadian bangsa semakin sulit untuk dipertahankan di era globalisasi seperti saat ini. Dengan mudahnya beragam informasi yang masuk ke Indonesia mengakibatkan jati diri dan kepribadian bangsa terkikis. Simak upaya untuk mempertahankannya berikut ini.

Baca juga: Makna Bhinneka Tunggal Ika, Jati Diri Bangsa Indonesia yang Sesungguhnya

Ragam Upaya Mempertahankan dan Menjaga Jati Diri dan Kepribadian Bangsa

Ilustrasi Ragam Upaya Mempertahankan dan Menjaga Jati Diri dan Kepribadian Bangsa (Foto: Angga Indratama | Unsplash.com)

Apa yang dimaksud dengan jati diri dan kepribadian bangsa? Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, jati diri memiliki arti sebagai berikut:

  • ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas

  • inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam; spiritualitas

Sedangkan arti kata kepribadian adalah sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang atau suatu bangsa yang membedakannya dari orang atau bangsa lain.

Dikutip dari Merajut dan Meneguhkan Jati Diri Bangsa yang disusun oleh Dewan Guru Besar IPB (2020), jati diri manusia sebagai individu, sebagai warga bangsa, merupakan sebuah kekuatan rohani dan jasmani yang bisa menentukan kualitas pribadi seseorang dalam menjalani kehidupan berbudaya dan beradab.

Jati diri atau kualitas kepribadian pada warga akan menentukan keluhuran budaya dan peradaban serta jadi diri bangsa itu sendiri. Jati diri bangsa adalah gabungan dari jati diri warga bangsa itu.

Jati diri bangsa merupakan kualitas oral, filsafat dan pandangan hidup warga bangsa yang telah disepakati dan diyakini, yang berisikan konsep, prinsip, dan nilai dasar yang diangkat sebagai dasar negara, landasan statis, dinamis, dan ideologi bangsa serta negara.

Berikut ini upaya mempertahankan dan menjaga jati diri dan kepribadian bangsa:

Memahami dan Mengamalkan Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, maka kita bisa mempertahankan dan menjaga jati diri dan kepribadian bangsa. Contohnya kita tetap memiliki semangat gotong royong dan bisa menerima serta menghargai segala perbedaan pada bangsa Indonesia.

Mencintai Produk Indonesia

Dengan maraknya produk-produk luar negeri yang masuk pasar Indonesia, kita tetap harus mencintai produk buatan Indonesia. Bukan berarti kita menjadi anti produk asing, melainkan sebisa mungkin kita lebih memilih menggunakan produk lokal.

Memilah Budaya yang Masuk ke Indonesia

Teknologi semakin maju yang berarti beragam informasi bisa didapatkan dengan mudah. Kebudayaan dari negara asing juga bisa dengan mudah masuk ke Indonesia. Sebagai warga Indonesia, sebaiknya kita bisa memilah budaya apa yang sesuai dengan jati diri bangsa.

Demikian penjelasan tentang upaya mempertahankan dan menjaga jati diri dan kepribadian bangsa. Semoga bermanfaat. (KRIS)