Upaya-Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat di Awal Masa Kemerdekaan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah meninggalkan banyak cerita yang bisa kita pelajari baik mengenai perjuangan sampai dengan keberhasilannya. Salah satu perjuangan yang dilakukan adalah upaya-upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat di awal masa kemerdekaan. Mengingat pada masa penjajahan banyak rakyat yang sengsara dan jauh dari kata sejahtera.
Namun meningkatkan kesejahteraan rakyat di awal kemerdekaan bukanlah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan pada masa awal kemerdekaan masih banyak rakyat yang terpecah belah, sehingga menyulitkan untuk sejahtera.
Baca Juga: Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Ketahui upaya-upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat di awal masa kemerdekaan di ulasan berikut ini.
Upaya-Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat di Awal Masa Kemerdekaan
Di awal kemerdekaan ini, masyarakat juga masih berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan. Sehingga perekonomian pada saat ini masih kacau. Oleh sebab itu, pemerintah melakukan berbagai upaya demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat Indonesia.
Dikutip dari buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1 karya Desi Damayanti dkk (2021: 70), berikut adalah upaya-upaya yang dilakukan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat pada awal kemerdekaan.
1. Pinjaman nasional
Program Pinjaman Nasional dilaksanakan oleh Menteri Keuangan Ir.Surachman. pinjaman nasional akan dibayar kembali selama jangka waktu 40 tahun.
2. Konferensi Ekonomi
Konferensi ini dihadiri oleh para cendekiawan, para gubernur, dan para pejabat lainnya yang bertanggung jawab langsung mengenai masalah ekonomi di Jawa. Konferensi ini dipimpin oleh Menteri Kemakmuran, Ir. Darmawan Mangunkusumo.
Tujuan konferensi ini untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, seperti masalah produksi dan distribusi makanan, sandang, serta status dan administrasi perkebunan.
3. Pembentukan Badan Perancang Ekonomi
Pembentukan badan ini atas inisiatif Menteri Kemakmuran, dr. A.K.Gani. badan ini merupakan badan tetap yang bertugas membuat rencana pembangunan ekonomi untuk jangka waktu 2 sampai 3 tahun.
4. Rencana Kasimo (Kasimo Plan)
Program ini disusun oleh Menteri Urusan Bahan Mkanan, I.J.Kasimo. program ini berupa Rancangan Produksi Tiga Tahun, 1948-1950 mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Untuk meningkatkan produksi bahan pangan dalam program ini, Kasimo menyarankan agar:
Menanami tanah-tanah kosong di Sumatera Timur seluar 281.277 ha
Di Jawa dilakukan intensifikasi dengan menanam bibit unggul
Pencegahan penyembelihan hewan-hewan yang berperan penting bagi produksi pangan
Di setiap desa dibentuk kebun-kebun bibit
Transmigrasi
Persatuan Tenaga Ekonomi
Organisasi yang dipimpin B.R. Motik ini bertujuan untuk menggiatkan kembali partisipasi pengusaha swasta. Dengan dibentuknya PTE juga diharapkan dapat melenyapkan individualisasi di kalangan organisasi pedagang sehingga dapat memperkokoh ketahanan ekonomi bangsa Indonesia.
Demikianlah upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyar pada masa awal kemerdekaan. Sampai saat ini banyak usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan sila ke empat Pancasila yaitu kesejahteraan. Semoga dapat menambah referensimu ya! (Umi)
