Urutan Pangkat Golongan PNS, Sistem Kenaikan Pangkat, dan Gajinya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para calon abdi negara perlu mengetahui urutan pangkat golongan PNS. Setiap pangkat golongan memiliki tanggung jawabnya tersendiri.
Klasifikasi pangkat golongan tersebut digunakan sebagai dasar perhitungan gaji, tunjangan, serta fasilitas. Semakin tinggi pangkat dan golongan PNS, maka gaji pokok yang didipatkan juga akan semakin besar.
Urutan Pangkat Golongan PNS dan Gajinya
Dikutip dari buku Kedudukan SK PNS Sebagai Jaminan hutang, Igirisa (2022:10), Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan (Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, selanjutnya disebut UU ASN).
Ada banyak masyarakat yang ingin menjadi PNS. Hal itu karena risiko PHK yang rendah, kenaikan gaji secara berkala, dan masih banyak lagi.
Namun, sebelum mendaftarkan diri untuk mengikuti tes CPNS, masyarakat perlu mencari tahu tentang pangkat dan golongan PNS. Adapun urutan pangkat golongan PNS sebagai berikut.
1. Golongan I (Juru)
Golongan I PNS disebut juga sebagai Juru. PNS golongan ini diisi oleh masyarakat lulusan SD-SMP. Terdapat empat pangkat golongan I. Antara lain sebagai berikut.
Golongan Ia: Juru Muda (Rp1.685.700 – Rp2.522.600)
Golongan Ib: Juru Muda Tingkat I (Rp1.840.800 – Rp2.670.700)
Golongan Ic: Juru (Rp1.918.700 – Rp2.783.700)
Golongan Id: Juru Tingkat I (Rp1.999.900 – Rp2.901.400)
2. Golongan II (Pengatur)
Golongan II adalah Pengatur. Para PNS golongan UU biasanya mulai dituntut untuk menguasai beberapa keterampilan khusus. Umumnya golongan II diisi oleh lulusan SMA, SMK, dan D3. Berikut gaji golongan II.
Golongan IIa: Pengatur Muda (Rp2.184.000 – Rp3.643.400)
Golongan IIb: Pengatur Muda Tingkat I (Rp2.385.000 – Rp3.797.500)
Golongan IIc: Pengatur (Rp2.485.900 – Rp3.958.200)
Golongan IId: Pengatur Tingkat I (Rp2.591.100 – Rp4.125.600)
3. Golongan III (Penata)
Golongan III PNS disebut sebagai Penata. Penata harus memiliki dan menguasai keterampilan teknik. Tingkat pendidikan yang perlu dimiliki oleh golongan III adalah SI-S3. Berikut gajinya.
Golongan IIIa: Penata Muda (Rp2.785.700 – Rp4.575.200)
Golongan IIIb: Penata Muda Tingkat I (Rp2.903.600 – Rp4.768.800)
Golongan IIIc: Penata (Rp3.026.400 – Rp4.970.500)
Golongan IIId: Penata Tingkat I (Rp3.154.400 – Rp5.180.700)
4. Golongan IV (Pembina)
Golongan IV terdiri dari lima tingkatan. Beriku gajinya.
Golongan IVa: Pembina (Rp3.287.800 – Rp5.399.900)
Golongan IVb: Pembina Tingkat I (Rp3.426.900 – Rp5.628.300)
Golongan IVc: Pembina Muda (Rp3.571.900 – Rp5.866.400)
Golongan IVd: Pembina Madya (Rp3.723.000 – Rp6.114.500)
Golongan IVe: Pembina Utama (Rp3.880.400 – Rp6.373.200)
Sistem Kenaikan Pangkat PNS
Kenaikan pangkat PNS telah diatur dalam Peraturan Pemerintan Nomor 12 Tahun 2002. Terdapat dua jenis pengangkatan, antaa lain kenaikan pangkat reguler dan pilihan.
Kenaikan pangkat reguler diberikan kepada para PNS yang tidak menduduki baik jabatan struktural maupun fungsional. Agar dapat naik pangkat maka harus memenuhi syarat-syarat tertentu.
Sementara kenaikan pangkat pilihan dapat diberikan kepada PNS dengan jabatan struktural atau fungsional. Agar dapat naik pangkat, maka harus menyelesaikan tugas belajar, memiliki prestasi kerja, dan sebagainya.
Baca juga: Apakah P3K Dapat THR? Temukan Fakta Lengkapnya di Sini
Demikian urutan pangkat golongan PNS, gaji, dan sistem kenaikan pangkatnya. Tertarik untukk berkarir sebagai seorang PNS? (FAR)
