Urutan Tahap Daur Litik sebagai Daur Reproduksi Virus

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Virus adalah mikroorganisme berukuran sangat kecil yang menyebabkan penyakit pada makhluk hidup. Seperti Covid-19 yang menggemparkan masyarakat dunia. Virus bereproduksi dengan siklus litik dan siklus lisogenik. Urutan tahap daur litik yang benar adalah absorpsi, penetrasi, transkripsi, replikasi, perakitan, dan fase litik. Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Baca juga: Pengertian Virus, Ciri-Ciri, dan Strukturnya
Urutan Tahap Daur Litik yang Benar dalam Reproduksi Virus
Apa yang dimaksud dengan virus? Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, virus merupakan mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, seperti cacar, influenza, dan rabies.
Dikutip dari Rangkuman Rahasia Biologi SMA oleh Khoerunnisa (2015), untuk menjelaskan perkembangan atau reproduksi virus, biasanya digunakan contoh bakteriofage (virus yang menginfeksi bakteri). Reproduksi bakteriofage dibagi menjadi siklus litik dan lisogenik.
Perbedaannya adalah virus yang mengalami daur litik akan menyebabkan bakteri mengalami lisis. Berbeda dengan virus yang mengalami daur lisogenik yang tidak menyebabkan bakteri mengalami lisis.
Urutan tahap daur litik yang benar adalah absorpsi, penetrasi, transkripsi, replikasi, perakitan, dan fase litik. Berikut ini penjelasannya:
1. Absorpsi
Tahap pertama adalah absorpsi atau perlekatan. Di tahap ini, partikel virus (virion) menempelkan ekornya pada permukaan dinding sel inang (bakteri).
2. Penetrasi
Setelah tahap pertama, virus akan memasuki tahap kedua yaitu penetrasi. Virus yang yang sudah menempel di inangnya akan menembus membran sel lalu masuk ke sitoplasma. Materi genetik virus (DNA) akan meninggalkan kapsid dan masuk ke inti sel inang segera setelah dinding sel melemah.
Materi genetik virus bisa meniru bakteri agar tidak terdeteksi oleh sistem kekebalan.
3. Transkripsi
Pada tahap ini, virion menguasai proses biologis sel dan mulai menjalankan mekanisme transkripsi untuk menghasilkan fag serta protein yang dibutuhkan oleh virus untuk melakukan proses reproduksi.
4. Replikasi
Fase ini merupakan fase sel inang menghasilkan profag atau genom virus dengan terus menerus. Berikut ini tahapannya:
fase replikasi awal adalah protein virus mencegah pembentukan protein bakteri inang;
fase replikasi tengan adalah fase saat asam nukleat virus ditranskripsi;
fase replikasi akhir adalah fase saat kepala dan ekor virus diproduksi.
5. Perakitan
Fase ini adalah fase ketika asam nukleat dan protein virus berubah menjadi virion yang utuh. Proses pematangan virion menjadi fag virus dewasa lengkap dengan kepala dan ekor.
6. Fase Litik
Fase terakhir adalah fase litik. Di fase ini sel dinding bakteri inang dipecah oleh enzim virus.
Demikian penjelasan mengenai urutan tahap daur litik yang benar. Selamat belajar! (KRIS)
