Yaumul Baats, Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan Yaumul Baats. Sebenarnya hari ini terjadi pada hari kiamat. Dengan kata lain, Yaumul Baats merupakan nama lain dari hari kiamat itu sendiri.
Sayangnya masih banyak umat Muslim yang belum memahami makna dari Yaumul Baats dengan baik. Namun kini seiring berkembangnya teknologi, berbagai sumber terpercaya yang memuat materi tersebut bisa diperoleh melalui internet.
Yaumul Baats: Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur
Seperti penjelasan di atas, hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur disebut Yaumul Baats. Menurut Buku Pintar Agama Islam SD Kelas 4, 5, & 6, M. Syafi’ie el-Bantanie (2013: 255), pada hari ini, seluruh manusia sejak zaman Nabi Adam sampai akhir zaman dibangkitkan dari dalam kuburnya. Bagaimana bisa?
Jadi saat hari kiamat terjadi, Allah memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala hingga dua kali. Setelah tiupan kedua, ruh semua manusia akan kembali ke jasadnya sekalipun telah hancur. Semua manusia ini dibangkitkan untuk menghadap Allah SWT.
Bagaimanapun juga, kondisi manusia saat bangkit itu berbeda-beda tergantung dari amal perbuatannya. Jika amalnya baik, maka wajahnya akan rupawan. Namun jika tidak, maka wajahnya akan buruk bahkan hitam atau hangus.
Kondisi seluruh manusia saat dibangkitkan ini ada pada Surat Al-Zalzalah ayat 6, yaitu.
يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ
Artinya: “Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.”
Setelah dibangkitkan, manusia-manusia tersebut akan berlarian tanpa arah hingga akhirnya diarahkan untuk berkumpul di Padang Mahsyar untuk dihisab. Cara berkumpulnya pun berbeda tergantung dari amal perbuatan seperti sabda Rasulullah dalam hadits berikut.
إِنَّكُمْ تُحْشَرُوْنَ رِجَالاً وَرُكْبَانًا وَتُجَرُّوْنَ عَلَى وُجُوْهِكُمْ
Artinya: “Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (ke Padang Mahsyar) dengan berjalan kaki dan ada juga yang naik kendaraan serta ada yang diseret di atas wajah-wajah kalian.” (HR. At-Tirmidzi)
Baca juga: Yaumul Jaza: Pengertian, Dalil, dan Bentuk Balasannya
Jadi hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur disebut juga sebagai Yaumul Baats. Dalam Islam, Yaumul Baats merupakan nama lain dari hari kiamat dan akan terjadi seperti penjelasan di atas. (LOV)
