Zat yang Terkandung dalam Dinding Sel Pada Jamur Zygomycota

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jamur zygomycota merupakan salah satu jenis jamur yang cukup banyak dimanfaatkan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Jamur ini rupanya mengandung zat khusus yang terdapat pada dinding selnya. Dinding sel pada jamur zygomycota mengandung zat kitin.
Untuk mengetahuinya lebih lengkap, mari kita simak pemaparan berikut ini.
Baca juga: Klasifikasi Kelompok Jamur dan Ciri-cirinya di Alam Bebas
Zat yang Terkandung dalam Dinding Sel Pada Jamur Zygomycota dan Cirinya
Jamur dikenal sebagai makhluk hidup yang tumbuh di tempat-tempat khusus dengan suhu dan kondisi tertentu. Ada banyak sekali jenis jamur yang dapat kita temukan di sekitar kita, terlebih dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan.
Salah satu jamur yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan makanan adalah jamur zygomycota. Seperti apa jamur zygomycota itu?
Pembahasan lengkap mengenai jamur zygomycota dipaparkan dalam buku berjudul Klasifikasi 7 Kingdom dan Klasifikasi Virus yang disusun oleh Afif Eka Rahma Setiyanto, Abdullah, Muhammad Faiz Maulana (2022: 89). Tertulis dalam buku tersebut bahwa filum zygomycota merupakan filum jamur yang memiliki hifa tidak bersekat.
Zygomycota berasal dari bahasa Yunani, yakni zygon yang berarti pasangan dan mykes yang berarti jamur. Zygomycota mudah ditemukan dan banyak dimanfaatkan oleh manusia dalam bidang pangan, misalnya Rhizopus oligosporus yang menjadi agen fermentasi tempe atau Mucor javanicus yang digunakan dalam pembuatan tape.
Jamur zygomycota memiliki beberapa ciri khusus. Ciri-ciri jamur zygomycota dijelaskan dalam buku berjudul Modul Biologi: Materi Jamur (Fungi) Kelas X MA Al Azhar yang ditulis oleh Lia Ati’ur Rosyidah, Yuyun Bahtiar, M.Pd. (2021). Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa zygomycota memiliki ciri-ciri antara lain:
Memiliki habitat di darat, yaitu di tanah dan hidup dengan saprofit
Memiliki miselium yang bercabang banyak dan tidak bersekat-sekat
Memiliki hifa yang bersifat senositik
Dinding sel terdiri dari kitin dan tidak memiliki zoospora sehingga spora memiliki sel-sel yang berdinding
Bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi seksual dilakukan dengan peleburan dua hifa yaitu hifa betina dan jantan, sedangkan reproduksi aseksual dilakukan pada spora yang telah pecah yang berasal dari sporangium, sehingga beberapa hifa akan muncul dengan ujung yang membentuk sporangium berisi spora yang jika terhambur akan membentuk miselium baru.
Hifa berfungsi dalam menyerap makanan yang disebut dengan rizoid
Berdasarkan pemaparan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa dinding sel pada jamur zygomycota mengandung zat kitin. Dengan mengetahui zat yang terkandung dalam dinding sel pada jamur zygomycota beserta ciri-cirinya, Anda dapat menambah wawasan khususnya tentang ragam jamur di sekitar kita. (DAP)
