10 Ciri Orang yang Hatinya Bersih dan Kiat Membersihkannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia terlahir bersih dan suci tanpa adanya dosa. Namun, yang membuat manusia menjadi baik dan buruk adalah hati dan perilakunya. Ciri orang yang hatinya bersih bisa diketahui secara langsung.
Bagi manusia, hati dapat diibaratkan sebagai raja dari tubuhnya. Bila hati baik, maka seluruh tubuh juga akan baik. Begitu juga tampilan manusia di depan manusia lainnya.
Ciri Orang yang Hatinya Bersih
Ciri orang yang hatinya bersih bisa diketahui secara langsung melalui perilaku dan sikapnya terhadap orang lain. Mereka yang memiliki hati bersih cenderung menunjukkan kebaikan, kelembutan, dan ketulusan dalam setiap tindakannya.
Dikutip dari buku Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah Kelas V, Fida’ Abdilah (2021: 63), bila hati itu baik, akan baiklah seluruh anggota tubuh lainnya. Sebaliknya, bila hati rusak atau sakit, akan rusak atau sakit pula anggota tubuh yang lain. Inilah ciri orang yang hatinya bersih dari hal yang kotor.
Mudah memaafkan. Tidak menyimpan dendam dan tulus memaafkan kesalahan orang lain.
Berprasangka baik. Selalu berpikir positif dan menghindari pikiran buruk terhadap orang lain.
Rendah hati. Tidak sombong atas pencapaian dan tidak merendahkan orang lain.
Tulus dan ikhlas. Berbuat baik tanpa mengharapkan balasan atau pujian.
Empati yang tinggi. Mudah merasakan dan peduli terhadap kesusahan orang lain.
Sabar dan lapang dada. Tenang menghadapi ujian hidup tanpa mudah marah atau mengeluh.
Bersyukur. Selalu menghargai nikmat sekecil apa pun dan tidak mudah iri dengan kebahagiaan orang lain.
Menjaga lisan. Berbicara dengan lembut, jujur, dan menghindari menyakiti perasaan orang lain.
Tidak suka mengungkit kebaikan. Melupakan kebaikan yang telah dilakukan dan tidak merasa berjasa.
Dekat dengan spiritualitas. Rajin beribadah, bermeditasi, atau melakukan refleksi diri untuk terus memperbaiki hati.
Kiat Membersihkan Hati
Hati yang bersih tidak dilakukan secara sendirinya, tetapi harus sungguh-sungguh. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya hati Bani Adam berada di antara dua jemari dari jari jemari ar-Rahman. Dia membolak-balikkannya sebagaimana Dia kehendaki.” (HR. Muslim)
Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan untuk membersihkan hati.
Mengikhlaskan tauhid dengan meyakini bahwa hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang layak untuk disembah, serta mengabdikan seluruh ibadah semata-mata karena-Nya.
Menjaga keimanan yang telah tertanam di dalam hati, terlebih di masa kini, di mana banyak orang rela meninggalkan iman demi mengejar kenikmatan dunia yang hanya bersifat sementara.
Memperbanyak tobat atas segala kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan, disertai tekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di masa mendatang.
Selalu berzikir kapan pun dan di mana pun, karena mengingat Allah dapat menenangkan hati dan mengurangi kegelisahan dalam menghadapi kesulitan hidup.
Memperbanyak perbuatan baik terhadap sesama makhluk, sebab orang yang gemar membantu orang lain akan merasakan kebahagiaan khusus yang hanya dapat dirasakan oleh para dermawan.
Menghindari sikap berlebihan dalam hal-hal yang diperbolehkan, seperti dalam bergaul, makan, dan minum, agar hidup lebih seimbang dan terjaga.
Menyibukkan diri dengan mempelajari ilmu syar’i yang bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat, serta lebih mengutamakan kepentingan akhirat daripada urusan duniawi.
Baca Juga: Hal Pokok yang Mula-Mula Dibahas dalam Perencanaan Usaha
Itulah ciri orang yang hatinya bersih dan cara untuk membersihkannya dari hal yang kotor. (Umi)
