10 Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 2 Isian dan Kunci Jawabannya

·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran penting yang membantu siswa memahami cara berkomunikasi dengan baik. Contoh soal Bahasa Indonesia kelas 3 semester 2 dapat menjadi sumber belajar sebelum ujian.
Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa diharapkan mampu membaca, menulis, dan memahami berbagai teks sederhana yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Latihan soal isian dapat digunakan sebagai sarana untuk mengukur pemahaman siswa.
Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 2
Berikut adalah contoh soal Bahasa Indonesia kelas 3 semester 2 isian dan kunci jawabannya berdasarkan buku Kumpulan Soal Lengkap Ulangan Harian Kelas 3 SD oleh Ari Saraswati, S.Pd., dkk. (2015:119) dan Pintar: Kelas 3 penerbit Grasindo (hal 21-22).
Selalu Bersama-sama
Marini selalu berangkat ke sekolah bersama temannya. Tari namanya. Meskipun rumahnya agak berjauhan, tetapi jalan yang dilalui sama.
Oleh karena itu, mereka sepakat untuk selalu pergi ke sekolah bersama-sama. Sebenarnya, bukan hanya Tari saja teman Marini, sebab ada juga temannya yang lain yang juga sering bersamanya. Dia adalah Daniri.
Marini, Tari, dan Daniri adalah teman satu kelas. Mereka duduk di kelas III SD Mekar Jaya. Meskipun harus berjalan kaki, tetapi mereka tidak merasa lelah. Bahkan perjalanan mereka tampak menyenangkan karena di sepanjang perjalanan itu, mereka bisa bercanda.
Mereka juga bisa saling menghibur pengalaman. Bahkan mereka bisa saling tukar pengalaman. Tari memang teman akrab Marini. Oleh karena itu, apabila Tari terlambat menjemput, Marini harus menunggu.
Sebaliknya, apabila Tari lebih awal berangkat, ia harus menjemput Marini. (Sumber: Belajar Bahasa Indonesia Jilid 3a)
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
Siapa saja tokoh dalam bacaan di atas? ..............................................................
Mengapa mereka selalu pergi ke sekolah bersama-sama? ..............................................................
Apa nama sekolah Marini dan temannya itu? ..............................................................
Mengapa perjalanan mereka selalu menyenangkan? ..............................................................
Apa yang dilakukan Marini jika Tari terlambat menjemput? ..............................................................
Kado Buat Bunda
Sebulan lagi Bunda ulang tahun. Rani ingin memberi kado istimewa. Kado buatan sendiri, hasil karya sendiri. Berupa sebuah benda kebutuhan sehari-hari yang disukai Bunda.
“Kira-kira apa, ya?” kata Rani dalam hati. Setiap hari Rani memikirkan kado buat bundari. Benda-benda kecil di rumah satu per satu di sekolah diamati terus-menerus.
Ayo berpikir, berpikir! Rani memikirkan kado, kado belum dibuat. Ide belum muncul juga. Kesal rasanya. “Ayo, berpikir, berpikir! Ayo semangat, semangat!” seru Rani sendirian. Rani keluar rumah. Di seberang jalan terlihat penjait “Rapi”. Mulailah muncul sebuah ide.
“Aha, aku punya ide!” seru Rani girang lalu menyebrang jalan menuju penjait “Rapi”. Dia minta kain perca. Sekantong plastik besar dia mendapat kain perca. Dengan tergopoh-gopoh dia pulang ke rumah.
Sampai di rumah kain perca dipilah-pilah antara yang polos dan bermotif. Kemudian kain yang masih lebar digunting menyerupai bintang. Setelah itu dijahit. Penggarisnya memerintahkan motif kain supaya hasil anyamannya berpola.
Tiap-tiap bintang diberi benang. Supaya dapat berdiri sisa kain kirinya diberi kayu kecil sebagai penopang. Jadilah benda berupa sekat atau pembatas buku.
“Sekat jelek, Bunda tidak mungkin suka,” ujar Nalar kakak Rani. “Sekat bagus begini dibilang jelek. Kakak tidak punya selera seni. Lihat! Indah bukan?” ujar Rani bangga.
“Jangan kecewa kalau Bunda tidak suka,” ujar Nalar. “Uh, Kakak hanya pintar mencela! Coba Kak Nalar membuat sendiri, paling juga tidak bisa,” ujar Rani.
“He, belum tahu Kak Nalar, ya! Kak Nalar akan membuat benda yang disukai Bunda, lihat saja nanti, pasti buatan Kakak bagus.” Hari demi hari terus berlalu, suasana rumah sepi. Kak Nalar masuk ke kamar. “Uh, Kakak sibuk.
Memang sedang buat apa?” tanya Rani. “Buat kado Bunda!” Sambil tersenyum senang berjalan Kak Nalar sambil membawa sesuatu. Akhirnya, Kak Nalar membawa sesuatu lalu dibungkus rapi.
Ulang tahun Bunda tiba. Rani menyuguhkan semangat hasil pemikiran membuatkan kado buatan sendiri dengan rasa puas. Disusul Kak Nalar. Kak Nalar terlihat bangga dapat memberi kado bagus. Bunda membuka kado satu per satu.
“Rani, ini buatan kamu sendiri? Wah, bagus sekali! Dapat ide dari mana?” tanya Bunda senang. Rani tersenyum lebar sekali kemudian dipasang di rak buku sebagai pembatas buku sesuai kelompoknya.
"Iya, Bunda, Bunda senang?" tanya Rani. "Tentu. Bunda bangga padamu, Nurani. Bunda senang dengan buatanmu sendiri," ujar Bunda sambil meraih Rani kemudian memeluk dan menciumnya.
Hati Rani berbunga-bunga, rasanya terbang ke angkasa, senang bukan main. Sekarang kado dari Kak Nalar belum dibuka. Bunda mengucapkan terima kasih dan tersenyum. Kak Nalar protes mengapa dia tidak dipuji?
Bunda berucap, "Bunda sangat menghargai orang yang senang berusaha membuat sesuatu dengan dibandingkan orang yang hanya pandai menilai dan tidak berkarya."
Jawablah dengan singkat dan jelas!
Siapa yang memikirkan membuat benda sendiri untuk kado Bunda?
Benda apa yang dibuat?
Mengapa Rani membuat benda itu?
Kapan ide itu muncul?
Bagaimana cara Rani mengumpulkan bahan?
Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 2
Kunci jawaban dapat digunakan untuk mengkoreksi jawaban saat siswa berlatih mengerjakan soal. Berikut adalah kunci jawaban dari contoh soal Bahasa Indonesia kelas 3 semester 2.
Teks 1: Selalu Bersama-sama
Marini, Tari, dan Daniri.
Karena meskipun rumah mereka agak berjauhan, jalan yang dilalui sama.
SD Mekar Jaya.
Karena mereka bisa bercanda, saling menghibur, dan bertukar pengalaman.
Marini harus menunggu Tari.
Teks 2: Kado Buat Bunda
Sejak awal cerita, Rani ingin membuat kado istimewa hasil karyanya sendiri.
Sekat atau pembatas buku dari kain perca yang dipotong berbentuk bintang.
Karena ingin memberi hadiah istimewa hasil buatan sendiri untuk Bunda.
Saat Rani melihat tukang jahit “Rapi” di seberang jalan.
Dengan meminta kain perca di tukang jahit, kemudian memilah kain polos dan bermotif.
Contoh soal Bahasa Indonesia kelas 3 dibuat agar siswa lebih terampil, terhadap materi yang telah dipelajari. Bentuk soal isian mendorong siswa berpikir kritis, mengingat materi, serta melatih kemampuan menuliskan jawaban singkat dan tepat. (Fia)
Baca Juga: 12 Pantun Lucu Ngakak untuk Menghibur Teman-Teman
