Konten dari Pengguna

15 Contoh Seni Kriya Berdasarkan Jenisnya yang Populer

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh seni kriya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Contoh seni kriya. Foto: Pexels

Seni kriya adalah salah satu cabang seni rupa yang mengutamakan keterampilan tangan dalam pembuatannya. Seni ini tak hanya estetik, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai benda pakai.

Seni kriya biasanya terbuat dari berbagai bahan seperti kayu, logam, kain, tanah liat, dan serat alam. Oleh karena itu, hasil karya seni ini pun dapat dikategorikan berdasarkan bahan dasar pembuatannya.

Berikut akan diuraikan beberapa contoh hasil karya seni kriya berdasarkan bahan dasar pembuatannya yang populer dari Indonesia.

Contoh Seni Kriya

Contoh seni kriya. Foto: Pexels

1. Kriya Tekstil

Kriya tekstil adalah seni kriya yang menggunakan bahan utama berupa kain atau serat alam. Contoh seni kriya tekstil, yaitu:

  • Batik: Seni kain khas Indonesia yang dibuat dengan teknik membatik menggunakan malam dan pewarna alami atau sintetis.

  • Tenun: Kain yang dibuat dengan teknik menenun benang secara manual, seperti kain songket dari Sumatra dan kain ikat dari Nusa Tenggara.

  • Sasirangan: Kain tradisional khas Kalimantan Selatan yang dibuat dengan teknik pewarnaan khas.

2. Kriya Kayu

Kriya kayu adalah seni kriya yang menggunakan kayu sebagai bahan utama. Contoh seni kriya kayu, yaitu:

  • Ukiran Jepara: Seni ukir kayu khas Jepara yang sering digunakan untuk furnitur atau dekorasi rumah.

  • Topeng Kayu: Topeng khas dari daerah seperti Cirebon dan Bali yang digunakan dalam pertunjukan seni.

  • Wayang Kulit dan Wayang Golek: Seni boneka tradisional Indonesia yang terbuat dari kayu atau kulit kerbau.

3. Kriya Logam

Kriya logam adalah seni kriya yang dibuat dengan bahan logam seperti emas, perak, tembaga, atau kuningan. Contoh seni kriya logam, di antaranya:

  • Perhiasan Perak dari Kotagede, Yogyakarta: Dikenal dengan desain yang halus dan berkelas.

  • Gong dan Gamelan: Alat musik tradisional Indonesia yang dibuat dari perunggu atau kuningan.

  • Keris: Senjata tradisional yang dibuat dengan teknik tempa logam dan memiliki nilai spiritual.

4. Kriya Keramik

Kriya keramik adalah seni kriya yang dibuat dengan bahan dasar tanah liat yang dibentuk dan dibakar hingga mengeras. Contoh seni kriya keramik, di antaranya:

  • Gerabah Kasongan, Yogyakarta: Produk keramik seperti guci, vas bunga, dan patung yang dibuat dengan teknik tradisional.

  • Keramik Plered, Purwakarta: Kerajinan keramik khas dari Jawa Barat yang dikenal dengan motif dan warna yang khas.

  • Tembikar Lombok: Gerabah khas Lombok yang memiliki motif etnik dan dibuat dengan teknik tradisional.

5. Kriya Anyaman

Kriya anyaman adalah seni kriya yang dibuat dengan teknik menyusun atau menenun bahan seperti bambu, rotan, atau pandan. Contoh seni kriya anyaman, yakni:

  • Tikar Pandan dari Kalimantan: Tikar yang dibuat dengan teknik anyaman dari daun pandan yang dikeringkan.

  • Keranjang Rotan dari Jawa dan Sumatra: Produk anyaman yang sering digunakan untuk keperluan rumah tangga.

  • Topi Tali Rotan dari Papua: Kerajinan khas Papua yang dibuat dengan teknik anyaman unik.

Baca Juga: Montase: Pengertian, Jenis, dan Contohnya yang Terkenal

(NDA)