2 Perbedaan antara Kritik Ekstern dan Intern Terkait Fakta Sejarah

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika diminta untuk jelaskan perbedaan antara kritik ekstern dan intern, artinya perlu dipahami dulu pengertian keduanya. Jadi, kritik ekstern dan intern adalah dua pendekatan penting yang ada di dalam analisis sejarah.
Kedua kritik tersebut dapat membantu sejarawan dalam mengevaluasi dan memahami keandalan sejarah. Bukan hanya itu, dapat juga digunakan untuk menilai kepentingan sumber-sumber sejarah.
Jelaskan Perbedaan antara Kritik Ekstern dan Intern!
Berdasarkan buku Mega Bank SBMPTN SOSHUM 2018, The King Eduka (2017), kritik intern dan ekstern adalah alat penting dalam menjalani proses penelitian sejarah. Ini dapat mempermudah tugas sejarawan untuk membuat kesimpulan yang lebih akurat tentang peristiwa masa lalu.
Jadi, apabila menemui pertanyaan jelaskan perbedaan antara kritik ekstern dan intern, inilah jawaban yang bisa diberikan.
1. Perbedaan Sumber Kritik
Kritik ekstern berkaitan dengan analisis dan penilaian terhadap fakta sejarah dengan menggunakan sumber-sumber yang datang dari luar naskah atau catatan sejarah tersebut. Bisa saja mencakup sumber-sumber yang ditulis oleh sejarawan atau peneliti independen.
Sementara, kritik intern fokus pada analisis fakta sejarah yang mengacu pada sumber-sumber yang terkandung dalam naskah atau catatan sejarah yang sedang dipelajari. Meliputi proses identifikasi inkonsistensi internal, kesalahan transkripsi, atau perbedaan dalam versi naskah yang sama.
2. Tujuan Kritik
Kritik ekstern biasanya dilakukan untuk menilai keandalan dan akurasi naskah atau catatan sejarah dari sudut pandang independen. Tujuannya adalah untuk memeriksa integritas sejarah yang dicatat. Serta dan menilai apakah naskah tersebut dapat dipercaya sebagai sumber yang valid.
Sedangkan, kritik intern bertujuan untuk memahami dan memeriksa kualitas sumber sejarah yang terdapat dalam naskah atau catatan tersebut. Meliputi identifikasi kesalahan naskah, analisis bias yang mungkin ada dalam naskah, dan konteks pembuatan naskah tersebut.
Baca Juga: Fakta-fakta Sejarah Pada Teks Fiksi Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Pada dasarnya, kedua jenis kritik ini penting dalam penelitian sejarah. Alasannya karena membantu mengidentifikasi dan memahami aspek-aspek kritikal dalam penggunaan sumber sejarah. Sehingga sejarawan dapat membuat penafsiran yang lebih akurat tentang masa lalu.
Demikian ulasan singkat sebagai jawaban untuk pertanyaan jelaskan perbedaan antara kritik ekstern dan intern, khususnya yang terkait dengan pembuktian fakta sejarah. Semoga bisa dipahami dengan baik. (DNR)
