20 Simbol-Simbol Komponen Listrik yang Paling Sering Digunakan dan Artinya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Listrik merupakan salah satu jenis energi yang digunakan setiap hari untuk melakukan berbagai keperluan. Menariknya, dalam ilmu elektronika, ada banyak simbol-simbol komponen listrik yang perlu diketahui.
Tentu saja setiap komponen listrik tersebut memiliki arti dan fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk mengetahui fungsi dari setiap komponen listrik tersebut sebagai tambahan ilmu pengetahuan.
Simbol-Simbol Komponen Listrik dan Artinya
Berikut ini adalah kumpulan simbol-simbol komponen listrik dan artinya yang dikutip dari buku Dasar Listrik dan Elektronika, Ratih Listiyarini (2018:111).
Kabel atau Wire Listrik, artinya konduktor atau kabel penghubung.
Koneksi kabel, artinya status terhubung.
Kabel dengan tidak terkoneksi, artinya statusnya tidak terhubung atau terputus.
Toggle Switch S P S T, artinya statusnya terputus dalam kondisi open.
Toggle Switch S P D T, artinya statusnya memilih dua terminal koneksi.
Saklar Push Button [N O], artinya statusnya terhubung ketika ditekan.
Saklar Push Button [N C], artinya statusnya terputus ketika ditekan.
D I P Switch, artinya statusnya saklar banyak atau multiswitch.
Relay S P S T, artinya statusnya koneksi untuk open & close digerakkan dengan elektromagnetik.
Relay S P D T, artinya statusnya koneksi untuk open & close digerakkan dengan elektromagnetik.
Jumper, artinya koneksi memakai pemakaian jumper.
Solder Bridges, artinya koneksi memakai teknik disolder.
Earth Grounds, artinya statusnya referensi adalah 0 suatu sumber listrik.
Chassis Grounds, artinya statusnya ground dihubungkan kepada badan suatu rangkaian listrik.
Common atau Digital Grounds, artinya sirkuit umum.
Resistor, artinya resistor bekerja dengan menahan atau menghambat arus listrik yang berjalan dalam suatu rangkaian listrik.
Potensio Meters, digunakan untuk menahan arus di rangkaian listrik, tetapi angka resistansi pada tiga titik terminal bisa diatur.
Variable Resistor, berfungsi untuk menahan arus pada rangkaian listrik, tetapi angka resistansi pada dua titik terminal bisa diatur.
Condensators Bipolar, untuk menyimpan sebuah arus listrik untuk beberapa waktu.
Sumber Tegangan DC, artinya simbol yang menghasilkan tegangan searah tetap atau konstan.
Baca Juga: Rumus Aliran Arus Listrik dan Contoh Soal di Pelajaran Fisika
Itu dia kumpulan simbol-simbol komponen listrik lengkap dengan artinya yang menarik untuk dipahami. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya. (Anne)
