Konten dari Pengguna

3 Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Foto: Unsplash/sesame.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Foto: Unsplash/sesame.

Capaian pembelajaran adalah serangkaian kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai oleh peserta didik setelah menyelesaikan proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu, termasuk PAUD. Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka ini bisa digunakan untuk membuat modul ajar oleh guru.

Capaian ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang menjadi indikator keberhasilan pembelajaran, baik dalam lingkup mata pelajaran maupun jenjang pendidikan secara keseluruhan. Biasanya, capaian pembelajaran dijabarkan secara spesifik agar dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pengajaran, penilaian, dan evaluasi.

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Ilustrasi Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Foto: Unsplash/Khafizh Amrullah.

Dikutip dari buku Capaian Pembelajaran untuk Satuan PAUD (TK/RA/BA, KB, SPS, TPA) karya Kemendikbud (2023:2), Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase.

Dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD, terdapat 3 lingkup fase fondasi, yaitu nilai agama dan budi pekerti, jati diri, dan dasar literasi dan steam. Berikut ini adalah capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD.

Nilai Agama dan Budi Pekerti

Anak percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, mulai mengenal dan mempraktikkan ajaran pokok sesuai dengan agama dan kepercayaanNya. Anak berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan dan keselamatan diri sebagai bentuk rasa sayang terhadap dirinya dan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Anak menghargai sesama manusia dengan berbagai perbedaannya dan mempraktikkan perilaku baik dan berakhlak mulia. Anak menghargai alam dengan cara merawatnya dan menunjukkan rasa sayang terhadap makhluk hidup yang merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Jati Diri

Anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi diri serta membangun hubungan sosial secara sehat. Anak mengenal dan memiliki perilaku positif terhadap diri dan lingkungan (keluarga, sekolah, masyarakat, negara, dan dunia) serta rasa bangga sebagai anak Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Anak menyesuaikan diri dengan lingkungan, aturan, dan norma yang berlaku. Anak menggunakan fungsi gerak (motorik kasar, halus, dan taktil) untuk mengeksplorasi dan memanipulasi berbagai objek dan lingkungan sekitar sebagai bentuk pengembangan diri.

Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni

Anak mengenali dan memahami berbagai informasi, mengomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau menggunakan berbagai media serta membangun percakapan. Anak menunjukkan minat, kegemaran, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca dan pramenulis. Anak mengenali dan menggunakan konsep pramatematika untuk memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Anak menunjukkan kemampuan dasar berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Anak menunjukkan rasa ingin tahu melalui observasi, eksplorasi, dan eksperimen dengan menggunakan lingkungan sekitar dan media sebagai sumber belajar, untuk mendapatkan gagasan mengenai fenomena alam dan sosial. Anak menunjukkan kemampuan awal menggunakan dan merekayasa teknologi serta untuk mencari informasi, gagasan, dan keterampilan secara aman dan bertanggung jawab. Anak mengeksplorasi berbagai proses seni, mengekspresikannya serta mengapresiasi karya seni.

Baca Juga: TP, ATP, dan Modul Ajar Kurikulum Merdeka pada Madrasah Kelas 1: Ilmu Tajwid

Itulah capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD yang harus dicapai. Tujuan CP ini adalah memastikan bahwa proses pendidikan berjalan secara terarah dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. (Umi)