3 Hikmah Haji dan Umrah bagi Umat Islam

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari beribadah haji dan umrah. Lantas, bagaimana jika hanya diminta untuk sebutkan tiga hikmah haji dan umrah?
Haji dan umrah adalah ibadah umat muslim. Ibadah haji wajib bagi umat muslim yang mampu karena bagian dari rukun Islam kelima, sedangkan umrah adalah ibadah yang hampir sama dengan haji tanpa wukuf di padang Arafah dan terkadang disebut haji kecil.
Tiga Hikmah Haji dan Umrah
Mengutip buku Panduan Ibadah Haji dan Umrah, Dr. drh. Hj. Rr. Retno Widyani, MS, MH. dan Drs. H. Mansyur Pribadi, M.Pd. (2010), menurut ulama fiqh, ibadah haji dan umrah adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim yang mempunyai kemampuan biaya, fisik, dan waktu. Seperti yang diterangkan dalam QS. Ali 'Imran Ayat 97 berikut.
فِيۡهِ اٰيٰتٌ ۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبۡرٰهِيۡمَۚ وَمَنۡ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ؕ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الۡبَيۡتِ مَنِ اسۡتَطَاعَ اِلَيۡهِ سَبِيۡلًا ؕ وَمَنۡ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِىٌّ عَنِ الۡعٰلَمِيۡنَ
Fiihi Aayaatum baiyinaatum Maqoomu Ibraahiima wa man dakhalahuu kaana aaminaa; wa lillaahi 'alan naasi Hijjul Baiti manis tataa'a ilaihi sabiilaa; wa man kafara fa innal laaha ghaniyyun 'anil 'aalamiin
Artinya: Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.
Kemudian dipertegas dalam firman Allah, QS. Al-Baqarah Ayat 196:
وَاَتِمُّوا الۡحَجَّ وَالۡعُمۡرَةَ لِلّٰهِؕ فَاِنۡ اُحۡصِرۡتُمۡ فَمَا اسۡتَيۡسَرَ مِنَ الۡهَدۡىِۚ وَلَا تَحۡلِقُوۡا رُءُوۡسَكُمۡ حَتّٰى يَبۡلُغَ الۡهَدۡىُ مَحِلَّهٗ ؕ فَمَنۡ كَانَ مِنۡكُمۡ مَّرِيۡضًا اَوۡ بِهٖۤ اَذًى مِّنۡ رَّاۡسِهٖ فَفِدۡيَةٌ مِّنۡ صِيَامٍ اَوۡ صَدَقَةٍ اَوۡ نُسُكٍۚ فَاِذَآ اَمِنۡتُمۡ فَمَنۡ تَمَتَّعَ بِالۡعُمۡرَةِ اِلَى الۡحَجِّ فَمَا اسۡتَيۡسَرَ مِنَ الۡهَدۡىِۚ فَمَنۡ لَّمۡ يَجِدۡ فَصِيَامُ ثَلٰثَةِ اَيَّامٍ فِى الۡحَجِّ وَسَبۡعَةٍ اِذَا رَجَعۡتُمۡؕ تِلۡكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ؕ ذٰ لِكَ لِمَنۡ لَّمۡ يَكُنۡ اَهۡلُهٗ حَاضِرِىۡ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعۡلَمُوۡٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيۡدُ الۡعِقَابِ
Wa atimmul-hajja wal-umrata lillah(i), fa'in uhsirtum famastaisara minal-hady(i), wa la tahliqu ru'usakum hatta yablugal-hadyu mahillah(u), faman kana minkum maridan au bihi azam mir ra'sihi fafidyatum min siyamin au sadaqatin au nusuk(in), fa'iza amintum, faman tamattaa bil-umrati ilal-hajji famastaisara minal-hady(i), famal lam yajid fasiyamu salasati ayyamin fil-hajji wa sabatin iza rajatum, tilka asyaratun kamilah(tun), zalika limal lam yakun ahluhu hadiril-masjidil-haram(i), wattaqullaha walamu annallaha syadidul-iqab
Artinya: Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Tetapi jika kamu terkepung (oleh musuh), maka (sembelihlah) hadyu yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum hadyu sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antara kamu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu dia bercukur), maka dia wajib ber-fidyah, yaitu berpuasa, bersedekah atau berkurban. Apabila kamu dalam keadaan aman, maka barangsiapa mengerjakan umrah sebelum haji, dia (wajib menyembelih) hadyu yang mudah didapat. Tetapi jika dia tidak mendapatkannya, maka dia (wajib) berpuasa tiga hari dalam (musim) haji dan tujuh (hari) setelah kamu kembali. Itu seluruhnya sepuluh (hari). Demikian itu, bagi orang yang keluarganya tidak ada (tinggal) di sekitar Masjidilharam. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras hukuman-Nya.
Jika diminta untuk sebutkan tiga hikmah haji dan umrah. Ada tiga hikmah paling pokok yang dapat menjadi manfaat bagi orang yang melakukan haji dan umrah, hikmah tersebut adalah sebagai berikut.
Haji dan umrah akan menghapus dosa seperti pada saat dilahirkan (Hadits riwayat Bukhari-Muslim), haji dan umrah akan menghapus dosa yang terjadi sebelumnya (Hadits riwayat Muslim);
Haji dan umrah akan melepaskan kemiskinan dan kesalahan, seperti kipas angin menerbangkan kotoran-kotoran besi, emas, dan perak. Dan ganjaran haji mabrur adalah surga (Hadits riwayat Nasai);
Orang-orang yang mengerjakan haji dan umrah merupakan duta-duta Allah sehingga jika umat memohon kepada-Nya pasti akan dikabulkannya, dan jika meminta ampun, pasti akan diampuni-Nya (Hadits riwayat Ibnu Majah).
Baca Juga: Mengenal Jazirah Arab Sebelum Islam
Jika diminta untuk sebutkan tiga hikmah haji dan umrah, maka jawaban paling utama adalah menghapus dosa, melepas kemiskinan, dan dikabulkannya permohonan hambanya. Untuk itu, sebagai umat Islam, mulailah merencanakan untuk melaksanakan ibadah haji dan atau umrah. (ARD)
